Truk tabrak delapan sepeda motor di Kupang

Truk tabrak delapan sepeda motor di Kupang

Warga melihat truk terguling akibat tabrakan beruntun di Kampung Pelamunan, Cilegon, Banten, Sabtu (28/7/2018). Truk bermuatan batu bara itu terguling setelah menabrak antrean kendaraan saat jam sibuk di Jalan Cilegon - Serang dan mengakibatkan dua orang meninggal, satu orang lainnya luka parah serta satu sedan dan tiga kendaraan roda dua rusak parah.(ANTARA /Asep Fathulrahman)

Kupang (ANTARA News) - Sebuah truk tanpa muatan bernomor polisi DH 8579 AH yang dikemudikan Simon (30) menabrak delapan sepeda motor dan satu mobil di Jalan Sumatra, Kelurahan Tode Kisar, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Minggu.

Tabrakan beruntun yang terjadi pukul 16.00 wita ini mengakibatkan delapan pengendara sepeda motor terluka hingga dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSUD) Prof dr WZ Johanis Kupang untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut Goris Seran, salah satu saksi mata yang ditemui di tempat kejadian perkara (TKP), truk tanpa muatan itu melaju kencang dari arah Jalan Siliwangi menuju arah Jalan Sumatera.

"Saat memasuki jalan Sumatera, truk menyambar beberapa unit sepeda motor yang sedang melintas menyebabkan beberapa pengendara terpental ke jalan," kata Goris.

Truk yang dikemudikan Simon yang sedang dalam kondisi mabuk minuman keras (Miras) menabrak satu unit mobil yang sedang parkir tidak jauh dari kawasan wisata Ketapang Satu di Jalan Samatera itu.

Menurut Goris, truk yang terus melaju kencang sempat menyeret dua unit sepeda motor sebelum menabrak tembok Hotel Pantai Timor.

"Truk baru bisa berhenti setelah menabrak tembok Hotel Pantai Timor. Salah seorang pengemudi sepeda motor yang ikut terseret di bagian kolong truk. Korban hanya mengalami luka-luka ringan," kata Goris.

Aparat Satlantas Polres Kupang Kota yang turun ke lokasi kejadian membutuhkan waktu dua jam untuk menyelamatkan pengemudi truk yang dalam kondisi terluka dan terjepit setir mobil.

Baca juga: ABK Indonesia hilang dalam tabrakan kapal di Jepang
Baca juga: Seorang tewas dalam kecelakaan di Aceh Besar
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2018