Jumlah pengunjung Kebun Binatang Bandung meningkat pada Imlek

Jumlah pengunjung Kebun Binatang Bandung meningkat pada Imlek

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, saat menengok Yani, gajah sumatera yang tengah sekarat di Kebon Binatang Bandung, Rabu. Yani akhirnya mati. (facebook)

Bandung (ANTARA News) - Jumlah pengunjung yang berwisata ke Kebun Binatang Bandung mengalami peningkatan pada libur Tahun Baru China atau Imlek Tahun 2018.

"Terkait libur Imlek ini ada peningkatkan sekitar 267 persen dibandingkan dengan hari biasa," kata Marketing Komunikasi Kebun Binatang Bandung Sulhan Syafii, di Kota Bandung, Minggu.

Ia menuturkan jika pada hari biasa Kebun Binatang Bandung biasanya dikunjungi oleh 750 hingga 1.500 orang namun, pada waktu tahun baru Imlek ini pengunjung di sana mencapai 4.000 hingga 7.000 orang.

Untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung, kata dia, Kebun Binatang Bandung mempersiapkan keamanan lebih saat pengunjung mengalami peningkatan seperti ini.

"Jumlah satpam ditambahkan hingga empat orang, dari jumlah awal lima orang. Hal ini dilakukan agar pengunjung tetap terawasi dan meminimalisir kejadian hal yang tidak diinginkan," kata dia.

Kebun Binatang Bandung juga melakuan kerjasama dengan Sabuga terkait dengan lahan parir untuk pengunjung.

"Kita kerjasama bareng Sabuga atau biasanya ke depan BNI yang ada di pinggir jalan untuk lahan parker pengunjung," kata dia.

Lebih lanjut ia mengatakan Yayasa Margasatwa Taman Sari selaku pengelola Kebun Binatang mengadakan parade Barongsai selama momentum Imlek dan rencanya parade tersebut akan diadaan hingga 24 Februari 2018.

Untuk harga tiket masuknya sendiri sama seperti hari biasa tidak ada peningkatan, yaitu Rp 40 ribu.

Sementara itu, salah seorang pengunjung, Dewi, dirinya sengaja menghabiskan libur Imlek di Kebun Binatang Bandung karena jaraknya yang dekat.

"Memang agak ramai pengunjung tapi tetap ngerasa nyaman kok di sini. Ini juga anak saya senang ya karena bisa lihat berbagai macam binatang secara langsung," kata Dewi.
Pewarta : Ajat Sudrajat
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2018