Iriana Jokowi hadiri pemeriksaan IVA di Limboto

Iriana Jokowi hadiri pemeriksaan IVA di Limboto

Ibu Negara Iriana Jokowi (kedua kanan) didampingi istri Wapres Mufidah Jusuf Kalla (kanan) dan istri Gubernur Gorontalo Idah Syaidah (kedua kiri) dan Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Fory Naway (kiri) tiba di Puskesmas Limboto, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Senin (22/1/2018). Bersama Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE), Ibu Negara meninjau pemeriksaan IVA dan mengajak perempuan untuk melakukan deteksi dini dalam rangka pencegahan penyakit kanker serviks. (ANTARA /Adiwinata Solihin)

Gorontalo (ANTARA News) - Ibu Negara Iriana Jokowi bersama istri Wapres Mufidah Jusuf Kalla dan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE) menghadiri pemeriksaan IVA di Puskesmas Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Senin.

Pemeriksaan IVA yang dilakukan sebagai deteksi dini dan pencegahan kanker serviks tersebut dipadati ratusan peserta dan juga warga.

Saat tiba di Puskesmas, Ibu Negara langsung menuju ruang pemeriksaan, dan sempat berbincang dengan tenaga medis di Puskemas Limboto.

Selain pencegahan kanker serviks, Iriana Jokowi juga sempat menanyakan sistem pengawasan serta pengobatan bagi penderita tubercolosis (TB) kepada tenaga medis.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Roni Sampir mengatakan bahwa kedatangan Ibu Negara meninjau pemeriksaan IVA di daerah tersebut, salah satunya karena cakupan pemeriksaan IVA di Kabupaten Gorontalo masih rendah.

"Dari 11.000 perempuan yang menjadi target kita, baru 123 orang yang diperiksa dan beberapa faktor cukup mempengaruhi kurangnya perempuan yang melakukan pemeriksaan," ucapnya.

Salah satunya adalah kultur atau budaya, dimana masyarakat di daerah itu masih merasa tabu untuk datang memeriksakan dirinya tanpa ada sakit.

"Sering masyarakat datang ke dokter jika sudah ada gelaja, dan biasanya sudah stadium lanjut. Dan dengan datangnya Ibu Negara semoga dapat motivasi lebih bagi masyarakat untuk datang memeriksakan," jelas dia.

Menurut Rony, saat ini kanker serviks merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan kematian nomor satu bagi perempuan.
Pewarta : Adiwinata Solihin
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018