Sambut HUT ke-76 TNI, Kodam IX/Udayana gelar donor darah serentak

Sambut HUT ke-76 TNI, Kodam IX/Udayana gelar donor darah serentak

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak saat memeriksa proses donor darah didampingi Danrem 163/Wira Satya, di Makorem 163/Wira Satya, Rabu (22/09/2021). ANTARA/Ayu Khania Pranisitha. ANTARA/Ayu Khania Pranisitha.

Denpasar (ANTARA) - Sambut HUT ke-76 TNI, Kodam IX/Udayana menggelar donor darah serentak di wilayah Bali, NTT, NTB dan menargetkan 310 kantong darah setiap wilayah.

"Melalui kegiatan ini dalam rangka HUT TNI, kami menargetkan 310 kantong darah. Begitu juga untuk wilayah NTT dan NTB," kata Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak dalam siaran persnya di Denpasar, Bali, Rabu.

Ia mengatakan selama momentum HUT ke-76 TNI, juga membuat suatu pilot project yang bertujuan pada pemenuhan ketersediaan air bersih melalui pembangunan Pompa Hidram, program RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), hingga perbaikan tempat-tempat ibadah.

"Momentum HUT TNI kami juga membuat 'pilot project' untuk mengairi pertanian dengan menggunakan pompa hidram. Untuk donor darah rutin kami gelar hanya saat ini ditonjolkan kembali menyambut HUT TNI," katanya.

Dalam pengembangan pembangunan pompa hidram di Bali sempat mengalami kesulitan akibat meningkatnya debit air sungai.

"Kendalanya air sungai sempat tinggi dalam pengerjaan pompa hidram karena tidak ada akses pipa melewati sungai. Beberapa hari sempat terhenti, sampai menunggu air surut, prosesnya sudah di atas 90 persen di Tangguntiti, Tabanan," katanya.

Sementara itu, Kakesdam IX/Udayana, Kolonel Ckm dr. I Made Mardika mengatakan donor darah ini serentak dilakukan di wilayah Bali, Mataram dan Kupang.

Dari 310 orang pendonor, 100 orang anggota TNI dan 210 adalah ASN di lingkungan Kodam IX/Udayana.

Sebelum dilakukan donor, para calon pendonor wajib untuk dites cepat antigen, dengan menerapkan prokes secara ketat.

"Prokes secara ketat tetap, saat akan melaksanakan donor darah diswab antigen dulu, makanya kegiatan terhambat karena harus diswab antigen dulu dan mudah-mudahan evaluasi PPKM jadi turun dua lalu ke satu dan selesai," katanya.
Pewarta : Ayu Khania Pranishita
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2021