Nuno Espirito akui Hotspur punya banyak masalah untuk diselesaikan

Nuno Espirito akui Hotspur punya banyak masalah untuk diselesaikan

Ekspresi kecewa manajer Tottenham Hotspur Nuno Espirito Santo seusai timnya kalah melawan Crystal Palace dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Selhurst Park, London, Inggris, Sabtu (11/9/2021). (ANTARA/REUTERS/ACTION IMAGES/John Sibley)

Jakarta (ANTARA) - Manajer Tottenham Hotspur Nuno Espirito Santo terkesan dengan penampilan tim di babak pertama saat kekalahan kandang 3-0 Liga Inggris melawan Chelsea pada Minggu, dan mengakui klubnya memiliki banyak masalah untuk diselesaikan.

Tottenham tampil enerjik di paruh pertama pertandingan, namun tidak berkutik saat Chelsea bangkit dengan gol dari Thiago Silva, N'Golo Kante dan Antonio Rudiger yang membuat klub tersebut naik di puncak klasemen.

“Kami berkompetisi sangat baik, memainkan sepak bola dengan baik dan menghadapi tekanan tinggi, sehingga kami sadar banyak hal yang perlu ditingkatkan. Kesadaran di babak pertama harus tetap dipertahankan sehingga kami dapat membangunnya,” ujar Nuno dikutip dari Reuters, Senin.

Setelah memenangi tiga pertandingan pembuka Liga Premier untuk memimpin klasemen musim ini, Tottenham mengalami kekalahan 0-3 berturut-turut dan turun ke peringkat tujuh. 

Baca juga: Chelsea lumat Tottenham untuk torehkan rekor dan puncak klasemen 

Tottenham yang mencetak satu gol dalam pertandingan pembuka musim ini akan bertandang ke Wolverhampton Wanderers untuk Piala Liga pada Rabu, sebelum menghadapi rival London Utara Arsenal dalam derby pada Minggu di Stadion Emirates.

"Kami membutuhkan banyak waktu untuk bekerja sama, kami memiliki banyak masalah untuk diselesaikan, dan kami perlu meningkatkan kemampuan," ungkap Nuno. 

"Kami harus menemukan solusi, saya positif dan yakin kami akan sampai di sana," tambahnya. 

Baca juga: Hojbjerg tegaskan Tottenham tak gentar hadapi Chelsea 
Baca juga: Dua pemain Hotspur cedera jelang laga kontra Chelsea 

 
Pewarta : Gheovano Alfiqi/Fitri Supratiwi
Editor: Rr. Cornea Khairany
COPYRIGHT © ANTARA 2021