Forkopimda Jatim dampingi Luhut cek penanganan COVID-19 Malang

Forkopimda Jatim dampingi Luhut cek penanganan COVID-19 Malang

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan memberikan keterangan di sela mengecek fasilitas isolasi terpusat di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (13/9/2021). ANTARA/HO-Humas Pemkot Malang

Surabaya (ANTARA) - Sejumlah pejabat Forkopimda Jawa Timur mendampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengecek penanganan pandemi COVID-19 di wilayah Malang Raya, Jumat.

Dalam siaran pers yang diterima di Surabaya, Kapendam V/Brawijaya Kolonel Arm. Imam Haryadi menyampaikan rombongan Forkopimda dan menteri memantau tempat isolasi terpusat sekaligus melakukan rapat koordinasi.

"Pak Menko Marves yang memimpin rakor Penanganan COVID-19 se-Malang Raya di Makorem 083/Baladhika Jaya," ujarnya.

Para pejabat Forkopimda yang hadir Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta.

Kemudian, Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Wali Kota Malang Sutiaji, Bupati Malang Sanusi, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama jajaran Forkopimda setempat.

Baca juga: Forkopimda Jatim tinjau hari terakhir pelaksanaan vaksinasi di ITS

Baca juga: Menko Marves dan Menkes cek penanganan COVID-19 di Malang Raya


Sebelum rakor, rombongan mengunjungi tempat isolasi terpusat pasien COVID-19 di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pemprov Jatim di Malang.

Usai melakukan kunjungan ke BPSDM, rombongan lanjut melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi di Poltekkes Kemenkes, Malang, yang target capaiannya menyasar 2.400 orang.

Kemudian, rombongan melaksanakan pengecekan Rumah Sakit Lapangan, Idjen Boulevard, dan pelaksanaan vaksinasi dosis I untuk ibu hamil, dan dosis II untuk masyarakat di Puskesmas Dadaprejo, Kota Batu, serta fasilitas isolasi terpusat di Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia (YPPII).

Pengecekan di YPPI Batu dilakukan untuk memastikan kesiapan tenaga kesehatan dan fasilitas pendukung, atau tempat tidur merawat pasien isolasi COVID-19.

Di tempat tersebut, juga disiapkan tenaga kesehatan, yakin dua dokter dan 19 perawat, lalu tempat tidur tersedia sebanyak 164 unit yang saat ini terisi 59 pasien.

Di sisi lain, tercatat di wilayah Malang Raya, secara keseluruhan ada sebanyak 27.791 kasus konfirmasi positif COVID-19.

Dari total tersebut, sebanyak 21.491 orang dilaporkan telah sembuh, 1.719 orang dinyatakan meninggal dunia, dan sisanya berada dalam perawatan.

Baca juga: Menko Marves ingatkan pemda soal keterbukaan data COVID-19

Baca juga: Menko Marves minta pasien COVID-19 jalani perawatan di isoter
Pewarta : Fiqih Arfani
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2021