GTTP NTT catat 51 kasus kematian COVID-19

GTTP NTT catat 51 kasus kematian COVID-19

Ketua Tim Ahli Satgas COVID-19 NTT Dominikus Mere (kiri). (ANTARA/Bernadus Tokan)

Kupang (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat 51 kasus kematian akibat COVID-19 pada Kamis, (29/7).

Kasus kematian tersebut tersebar di sembilan dari 22 kabupaten/kota di provinsi berbasis kepulauan itu, kata Ketua Tim Ahli Satgas COVID-19 NTT Dominikus Mere, Jumat.

Ketujuh kabupaten yang menyumbang kasus kematian tersebut adalah Kabupaten Flores Timur, Manggarai Barat, Sikka, Alor, Belu, Ende, Kota Kupang, Nagekeo dan Sumba Tengah.

Dari tujuh daerah ini, Flores Timur menyumbang kasus kematian tertinggi yakni 33 kasus kematian, disusul Manggarai barat 33 kasus kematian, Sikka 8 kematian, Alor 2 kematian, sementara Belu, Ende, Kota Kupang, Nagekeo dan Sumba Tengah masing-masing 1 kematian.

Baca juga: Uskup Ruteng terkonfirmasi positif COVID-19, dirawat di Jakarta

Baca juga: Kabupaten Sikka tertinggi sumbang kasus baru COVID-19 di NTT


844 sembuh

Pada Kamis, (29/7), Gugus tugas juga mencatat sebanyak 844 orang sembuh dari COVID-19, tersebar di 13 kabupaten/kota di NTT.

Angka sembuh tertinggi terdapat di Kabupaten Sikka yakni mencapai 342 orang, disusul Sumba Timur 112 orang, Timor Tengah Selatan 104 orang sembuh, Kota Kupang 63 orang dan Nagekeo 53 orang sembuh.

Selain Sumba Barat 19 orang sembuh, Sumba Tengah 16 orang sembuh, Lembata 10 orang sembuh, Sumba Barat Daya 3 sembuh dan Manggarai Barat, Alor dan Kabupaten Kupang masing-masing 1 orang sembuh.

Dia berharap, semua pasien yang masih menjalani perawatan tetap menjalani terapi sesuai dengan petunjuk para dokter agar bisa segera sembuh.*

Baca juga: Saat pandemi, KKP Kupang karantina 43 kapal kargo di tengah laut

Baca juga: Kapal penumpang dilarang masuk NTT hingga 8 Agustus
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021