Aceh lapor penambahan 159 kasus baru COVID, total capai 17.376

Aceh lapor penambahan 159 kasus baru COVID, total capai 17.376

Warga melaksanakan shalat jenazah pasien yang meninggal dunia akibat terinfeksi COVID-19 di halaman masjid Ie Masen Kayee Adang, Banda Aceh, Aceh, Sabtu (12/6/2021). (Antara Aceh / Irwansyah Putra)

Banda Aceh (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Aceh melaporkan penambahan 159 orang warga provinsi paling barat Indonesia itu terinfeksi virus corona per hari ini sehingga total kasus secara akumulatif telah mencapai 17.376 orang.

“Kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19 di Aceh bertambah lagi 159 orang, yang sembuh 38 orang dan enam orang dilaporkan meninggal dunia di Aceh,” kata Juru Bicara COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Minggu.

Ia menjelaskan penambahan penderita baru corona itu paling banyak warga Banda Aceh 52 orang, Pidie 22 orang, Bireuen 20 orang, Aceh Besar 18 orang, Aceh Tengah 17 orang dan warga Lhokseumawe 11 orang.

Selanjutnya, warga Pidie Jaya dan Simeulue sama-sama empat orang, warga Bener Meriah tiga orang, Aceh Utara, Aceh Jaya, Nagan Raya dan Aceh Selatan masing-masing satu orang dan sisanya empat warga dari luar daerah Aceh.

Baca juga: Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Sleman naik tinggi

Sementara pasien yang dinyatakan sembuh per hari ini bertambah 38 orang meliputi warga Banda Aceh 24 orang, Pidie lima orang, warga Aceh Tamiang, Sabang dan warga Aceh Barat Daya masing-masing tiga orang.

“Pasien COVID-19 yang dilaporkan meninggal dunia dalam 24 jam terakhir yakni warga Aceh Barat Daya dua orang serta warga Aceh Timur, Aceh Besar, Banda Aceh dan Simeulue masing-masing satu orang,” katanya.

Hingga kini secara akumulatif COVID-19 di Aceh telah mencapai 17.376 orang, di antaranya yang sudah sembuh sebanyak 12.959 orang dan penderita masih dirawat di rumah sakit atau isolasi mandiri 3.734 orang dan warga yang meninggal dunia karena corona sudah mencapai 683 orang.

Jubir yang akrab disapa SAG menyatakan kasus corona terus meningkat dalam beberapa hari terakhir, bahkan mencapai ratusan orang baru per hari. Sebab itu warga diminta untuk terus disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Kita mengimbau warga terus menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin mulai dari memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” katanya.

Ia juga mengajak warga untuk tidak takut melakukan vaksinasi COVID-19 sebagai upaya mendapatkan kekebalan kelompok (herd immunity) di tengah masyarakat, katanya lagi.

Baca juga: Pasien wajib isolasi COVID-19 di Babel bertambah 57 jadi 1.073 orang
Pewarta : Khalis Surry
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021