Kemarin, Kemenkop dan UKM gandeng Grab hingga kemitraan hortikultura

Kemarin, Kemenkop dan UKM gandeng Grab hingga kemitraan hortikultura

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki (duduk ketiga dari kanan) duduk di depan GrabKios. ANTARA/HO-Humas Kemenkop.

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah informasi penting menghiasi berita ekonomi pada Rabu (26/5) mulai dari Kemenkop dan UKM menggandeng Grab dan VIDA untuk mendorong digitalisasi UMKM hingga pemerintah meningkatkan kemitraan pengembangan hortikultura.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca:

1. Kemenkop dan UKM gandeng Grab dan VIDA dorong digitalisasi UMKM

Kementerian Koperasi dan UKM menggandeng Grab Indonesia dan PT Indonesia Digital Identity (VIDA) untuk mendorong digitalisasi dan mengembangkan proses bisnis yang lebih aman, cepat, dan terjangkau bagi pelaku UMKM.

Berita selengkapnya klik di sini


2. Menteri PPN tekankan pengembangan UMKM untuk dorong ekonomi RI

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menekankan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendorong perannya terhadap ekonomi mengingat hanya berkontribusi sebesar 57 persen terhadap PDB nasional.

Berita selengkapnya klik di sini


3. Bukalapak bantu ketahanan bisnis warteg lewat literasi digital

Perusahaan teknologi e-commerce Mitra Bukalapak menggandeng Komunitas Warteg Nusantara (Kowantara) untuk mendukung ketahanan bisnis pemilik warteg yang terdampak pandemi melalui pemanfaatan platform digital Bukalapak.

Berita selengkapnya klik di sini


4. Menteri PUPR Basuki tekankan pentingnya hubungan Indonesia dan Afrika

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan negara-negara di Benua Afrika. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyampaikan pentingnya hubungan antar negara-negara Afrika dan Indonesia.

Berita selengkapnya klik di sini

5. Pemerintah tingkatkan kemitraan pengembangan hortikultura

Pemerintah terus berupaya mendorong pengembangan komoditas pertanian yang berdaya saing dan berpotensi ekspor tinggi dengan meningkatkan kerja sama pengembangan hortikultura.

Berita selengkapnya klik di sini

Baca juga: Kemarin, konstruksi LRT Jabodebek 84,7 persen, lalu rupiah digital
Baca juga: Kemarin, prediksi ekonomi kuartal II hingga vaksinasi karyawan hotel
Baca juga: Kemarin, Himbara permudah transaksi hingga sentra pengolahan beras

Pewarta : Kuntum Khaira Riswan
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021