TNI AD buat prioritas pembangunan jembatan rusak akibat bencana di NTB

TNI AD buat prioritas pembangunan jembatan rusak akibat bencana di NTB

Para personel Yonzikon-13 yang ditugaskan dari Jakarta untuk membantu pembangunan kembali jembatan yang rusak akibat banjir di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, telah mulai menjalankan misi kemanusiaan. ANTARA/HO-TNI AD/am.

Jakarta (ANTARA) - TNI Angkatan Darat membuat skala prioritas jadwal pembangunan jembatan yang rusak akibat bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Komandan Korem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, dalam siaran TNI AD diterima di Jakarta, Senin, mengatakan terdapat tiga jembatan yang rusak di Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima.

Ketiga jembatan tersebut lokasinya juga berbeda-beda, ini menjadi pertimbangan prioritas pembangunan. Selain itu pertimbangan prioritas untuk jadwal perbaikan juga dilihat dari tingkat kerusakannya.

Baca juga: Korban meninggal akibat banjir di NTT dan NTB capai 119 orang
Baca juga: Kapal ADRI bawa bantuan Kasad untuk penanganan banjir NTB telah sampai
Baca juga: Presiden Jokowi kirim 13 ribu paket sembako untuk korban banjir Bima


"Yang di Desa Rade itu jembatannya putus total, sehingga mungkin prioritas satu adalah di Jembatan Rade, karena jembatan Rade baik pangkal jembatan maupun badan jembatannya putus,” kata Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.

Banjir bandang memberikan dampak mendalam bagi masyarakat Bima, NTB. Rusaknya fasilitas umum, seperti jembatan yang hanyut terbawa arus banjir, membuat mobilitas warga terhambat.

Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan bantuan untuk mempercepat proses rehabilitasi pasca banjir, hal itu diharapkan dapat terlaksana dengan baik sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti sedia kala.

Bantuan Kasad untuk pemulihan wilayah terdampak bencana di NTB berupa jembatan arcrow panel, jembatan compact, truk pengangkut jembatan, dan alat berat lainnya. Kapal ADRI-LI 51 yang ditugaskan membawa bantuan juga membawa pasukan Yonzikon-13.

Para personel Yonzikon-13 yang ditugaskan dari Jakarta untuk membantu pembangunan kembali jembatan yang rusak akibat banjir di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, telah mulai menjalankan misi kemanusiaannya.

Jembatan di Desa Rade, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima merupakan jembatan pertama yang sedang dalam proses pengerjaan rekonstruksinya. Perbaikan jembatan juga didukung oleh jajaran Korem 162/Wira Bhakti serta masyarakat setempat.

Pewarta : Boyke Ledy Watra
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2021