Tambah 30 positif baru, COVID-19 di Nunukan-Kaltara naik 1.341 kasus

Tambah 30 positif baru, COVID-19 di Nunukan-Kaltara naik 1.341 kasus

Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid, yang juga Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Nunukan, Kaltara. (FOTO ANTARA/dok)

Nunukan, Kaltara (ANTARA) - Sebanyak 30 orang positif COVID-19 baru di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sesuai pengumuman dari Satgas Penanganan COVID-19 setempat sehingga total pasien yang dirawat kembali meningkat menjadi 85 orang dari sebelumnya tersisa 55 orang.

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Nunukan Hj Asmin Laura Hafid sekaligus Bupati Nunukan, Minggu di Nunukan menyebutkan, tambahan 30 positif baru ini hasil pemeriksaan usap (swab) yang diterima.

"Setelah adanya tambahan 30 positif baru ini maka total yang terkonfirmasi COVID-19 di Kabupaten Nunukan naik mencapai 1.341 orang," katanya.

Rinciannya, 1.204 dinyatakan sudah sembuh dan 25 orang meninggal dunia serta 85 orang masih dalam perawatan termasuk 30 pasien positif COVID-19 baru tersebut.

Ke-85 pasien COVID-19 tersebut tersebar pada sembilan kecamatan masing-masing Sebatik Barat (1), Sebatik Tengah (4), Sebatik Utara (1), Sebatik Timur (7), Sebatik (4), Nunukan Selatan (13), Nunukan (43), Seimenggaris (6), Tulin Onsoi (6).

Dari sembilan kecamatan penyebaran virus korona di Kabupaten Nunukan terdapat tiga kecamatan zona oranye dan delapan kecamatan zona kuning termasuk dua kecamatan yakni Krayan dan Sebuku yang kini sudah nihil positif COVID-19. Sedangkan 10 kecamatan dinyatakan berstatus zona hijau.

Pasien positif baru ini terdeteksi dari hasil pemeriksaan "rapid antigen" yang dinyatakan reaktif sebanyak sembilan orang dan 21 orang hasil penelusuran kontak erat dengan pasien sebelumnya, demikian Asmin Laura Hafid.

Baca juga: Satgas: Nunukan masuk zona risiko rendah penyebaran COVID-19

Baca juga: Selama Ramadhan, 39 pasien COVID-19 di Nunukan dinyatakan sembuh

Baca juga: 37 pasien sembuh dari COVID-19 di Nunukan, 21 positif baru
Pewarta : Rusman
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021