Halikinnor-Irawati resmi jadi Bupati dan Wakil Bupati Kotim

Halikinnor-Irawati resmi jadi Bupati dan Wakil Bupati Kotim

Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor dan Wakil Bupati Irawati mengikuti pelantikan secara virtual di gedung DPRD Kotawaringin Timur dipimpin Gubernur Sugianto Sabran, Jumat (26/2/2021). ANTARA/Norjani,

Sampit (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menyampaikan sejumlah pesan penting saat melantik Halikinnor dan Irawati sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), secara virtual.

"Visi dan misi kabupaten diharapkan sejalan dengan program pembangunan pemerintah pusat dan provinsi. Bupati dan wakil bupati harus segera bekerja keras. Lebih banyak ke lapangan untuk melihat infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan perekonomian," kata Sugianto saat memimpin pelantikan secara virtual, Jumat.

Pasangan Halikinnor dan Irawati atau akrab disebut Harati, dilantik di gedung DPRD Kotawaringin Timur. Pengamanan dan pemeriksaan dilakukan secara ketat sesuai protokol kesehatan. Jumlah undangan juga dibatasi hanya 25 orang.

Baca juga: Gubernur DIY melantik bupati-wakil bupati tiga kabupaten

Sugianto mengucapkan selamat atas dilantiknya pasangan Halikinnor dan Irawati. Dia berharap keduanya segera bekerja agar pembangunan kabupaten yang selama ini menjadi barometer kemajuan Kalimantan Tengah ini dapat berjalan dengan baik.

Penanganan pandemi COVID-19 yang terjadi hampir satu tahun, harus tetap menjadi prioritas. Pemerintah daerah tidak boleh jenuh atau lelah mengatasi penularan virus mematikan ini dengan meningkatkan edukasi kepada masyarakat.

Penanganan tidak hanya dalam hal upaya memutus mata rantai penularan COVID-19, tetapi juga mengatasi dampak yang ditimbulkan, khususnya di bidang ekonomi. Terlebih tahun ini kembali dilakukan "refocusing" anggaran sebesar 8 persen dari dana alokasi umum, sehingga perlu kecermatan dalam pengelolaan keuangan.

"Kekurangan selama ini, perbaiki dan tingkatkan. Jangan lengah dan jangan teledor. Penyebaran COVID-19 harus dikendalikan sehingga perekonomian bisa berjalan dengan baik," kata Sugianto.

Sugianto juga mengingatkan pentingnya penanganan stunting atau gagal tumbuh pada anak. Hal ini harus turut menjadi prioritas karena berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia generasi penerus yang berarti juga akan berpengaruh terhadap masa depan daerah. Program dan anggaran harus direncanakan dengan baik.

Penanganan kebakaran hutan dan lahan juga harus menjadi perhatian karena bencana ini rawan terjadi saat kemarau. Sedangkan saat musim hujan, bencana banjir rawan melanda provinsi ini.

Banjir besar yang melanda provinsi tetangga yaitu Kalimantan Selatan belum lama ini, menjadi pelajaran bagi Kalimantan Tengah agar mengoptimalkan kesiapsiagaan dalam menanggulangi bencana. Sugianto berterima kasih atas tingginya kepedulian bupati dan wali kota serta masyarakat Kalimantan Tengah yang telah membantu korban banjir di Kalimantan Selatan.

"Bupati dan wakil bupati yang baru dilantik saya harapkan juga berkoordinasi dengan bupati dan wakil bupati terdahulu yaitu Pak Supian Hadi dan HM Taufiq Mukri. Program-program yang baik di era beliau, harus dilanjutkan. Namun jika ada kekurangan, maka tentu harus diperbaiki oleh pemerintahan yang baru," demikian Sugianto Sabran.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pelantikan terhadap Khairiyah Halikinnor sebagai Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Kotawaringin Timur. Pelantikan secara virtual dipimpin oleh Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Tengah, Ivo Sugianto Sabran.

Baca juga: Gubernur NTB sebut medsos jadi tantangan bupati/wali kota terpilih
Baca juga: Gubernur Babel lantik tiga bupati terpilih secara "hybrid"
Pewarta : Kasriadi/Norjani
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2021