Kemarin, utang negara terkontrol hingga dampak ekonomi Pilpres AS

Kemarin, utang negara terkontrol hingga dampak ekonomi Pilpres AS

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu dalam diskusi daring di Jakarta, Senin (12/10/2020). ANTARA/AstridFaidlatulHabibah.

Jakarta (ANTARA) - Kemarin, Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan menyatakan rasio utang pemerintah masih terkontrol untuk memenuhi pelebaran defisit APBN hingga dampak ekonomi yang muncul dari Pilpres AS antara Trump-Biden terhadap global.

Berikut lima berita ekonomi kemarin Rabu (4/11) yang dihimpun Antara di Jakarta, dan masih layak disimak hari ini, Kamis :

1. BKF: Rasio utang pemerintah masih terkontrol

Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan menyatakan rasio utang pemerintah masih terkontrol untuk memenuhi pelebaran defisit APBN dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) karena manajemen fiskal pemerintah tergolong disiplin.

“Kenaikan utang sangat terkontrol dan bahkan dibandingkan negara lain, kita sangat disiplin dan aman,” kata Kepala BKF Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu dalam webinar Simposium Nasional Keuangan Negara (SNKN) di Jakarta, Rabu.

Link : Artikel

2. Pemerintah terus dorong pengembangan BBN biohidrokarbon

Pemerintah berkomitmen terus mendorong pengembangan bahan bakar nabati (BBN) biohidrokarbon, yang karakteristiknya sama atau bahkan lebih baik daripada senyawa hidrokarbon atau BBM berbasis fosil.

"BBN biohidrokarbon yang ramah lingkungan nantinya dapat langsung digunakan sebagai substitusi BBM fosil tanpa perlu penyesuaian mesin kendaraan," ungkap Kepala Badan Pengembangan SDM Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Prahoro Yulijanto Nurtjahyo pada pembukaan webinar bertajuk "Menyongsong Era Biohidrokarbon Di Indonesia" secara virtual, Rabu.

Link : Artikel

3. Pos Indonesia optimistis bansos tunai tahap lanjutan berjalan baik

PT Pos Indonesia optimistis penyaluran bantuan sosial tunai (bansos tunai atau BST) tahap lanjutan dapat berjalan baik.

"Pos Indonesia optimistis penyaluran BST tahap lanjutan ini dapat berjalan dengan baik dan tuntas sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah dengan terus mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki, memperbanyak titik layanan, memperpanjang jam layanan, serta memperluas kerja sama komunitas di daerah," ujar Direktur Utama Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Link : Artikel

4. Pertamina terbitkan kontrak baru Rig Hakiryu senilai 96 juta dolar

PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), selaku operator di Wilayah Kerja (WK) Mahakam, dengan dukungan SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) selaku induk usaha, mengumumkan kelanjutan penggunaan jack-up rig Hakuryu-14 di WK Mahakam dalam kontrak baru senilai 96 juta dolar AS.

Penandatanganan kontrak baru pengadaan jack-up rig dengan konsorsium PT Segara Laju Perkasa dan PT Japan Drilling Indonesia dilaksanakan di Jakarta, pada 4 November 2020, dalam acara yang dilaksanakan secara daring.

Link : Artikel

5. Ekonom: Trump-Biden bersaing ketat berpotensi picu kekhawatiran pasar

Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai hasil sementara Pilpres AS yang menunjukkan persaingan ketat antara Donald Trump dan Joe Biden berpotensi memicu kekhawatiran investor karena ekspektasi pasar cenderung memilih Joe Biden.

“Kalau Trump menang, ada potensi risiko sentimen akan kembali meningkat lagi sehingga cenderung akan pegang safe heaven aset dulu yakni dolar AS,” Josua Pardede dihubungi di Jakarta, Rabu.

Link : Artikel

Baca juga: Ekonom: Trump-Biden bersaing ketat berpotensi picu kekhawatiran pasar
Baca juga: Pasar masih nantikan hasil pemilu AS, rupiah ditutup menguat
Baca juga: Arcandra : Infrastruktur migas harus didukung pasokan pasar terukur

Pewarta : Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020