Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kulon Progo bertambah 8 orang

Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kulon Progo bertambah 8 orang

Masyarakat menjalani swab test yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kulon Progo. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam waktu 24 jam terakhir bertambah delapan orang sehingga total kasus positif COVID-19 di wilayah ini sebanyak 239 kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Rabu, mengatakan delapan kasus pasien terkonfirmasi COVID-19 yang baru, yakni KP-232 adalah anak perempuan umur 6 tahun warga Kapanewon/Kecamatan Kokap yang memiliki riwayat kontak KP-220 (pelaku perjalanan dari Bekasi) dan menjalami isolasi mandiri.

Baca juga: Pasien terkonfirmasi COVID-19 di Kulon Progo bertambah dua kasus

Kemudian KP-233 adalah perempuan umur 70 tahun warga Panjatan yang memiliki riwayat kontak tamu dari Jakarta dan dirawat di RSUD Wates. KP-234 adalah perempuan umur 33 tahun warga Sentolo namun riwayat kontak dalam penelusuran dan menjalani isolasi mandiri.

Selanjutnya, KP-235 adalah perempuan umur 54 tahun warga Nanggulan yang memiliki riwayat kontak KP-226 (pelaku perjalanan dari Semarang) dan menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Pasien terkonfirmasi COVID-19 di Kulon Progo mencapai 213 kasus

KP-236 adalah laki-laki umur 33 tahun warga Nanggulan memiliki riwayat kontak KP-226 dan menjalani isolasi mandiri. KP-237 adalah anak laki-laki umur 11 tahun warga Nanggulan memiliki riwayat kontak KP-226 dan menjalani isolasi mandiri.

Kemudian, KP-238 adalah perempuan umur 20 tahun warga Temon merupakan pelaku perjalanan dari Batam dan menjalani isolasi mandiri. KP-239 adalah laki-laki umur 20 tahun warga Panjatan merupakan pelaku perjalanan dari Kalimantan dan menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kulon Progo capai 205 kasus

"Hari ini ada delapan kasus baru, tiga di antaranya disebabkan dari penularan keluarga. Dua hari ini terakhir di Kulon Progo memang ada peningkatan, sehingga kami mengingatkan kembali untuk mematahui protokol kesehatan secara ketat, dan selalu melaporkan setiap pendatang dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19," kata Baning.

Ia mengatakan Rabu ini juga satu pasien terkonfirmasi COVID-19 yang sembuh, yakni KP-118 warga Panjatan. Di sisi lain ada satu pasien probabel yang meninggal dunia, yakni perempuan umur 77 tahun warga Galur di RS Bethesda.

Baca juga: Empat pasien positif COVID-19 di Kulon Progo sembuh

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulon Progo, total saspek sebanyak 2.214 dengan rincian 24 probabel meninggal dunia, 239 konfirmasi, dan 1.952 discarded. Dari 239 pasien terkonfirmasi COVID-19 rinciannya 10 isolasi rumah sakit, 59 isolasi mandiri, 165 sembuh dan enam meninggal dunia.

Adapun sebaran pasien terkonfirmasi COVID-19 di setiap kapanewon/kecamatan dari tertinggi sampai terendah, yakni Kokap 42 kasus, Wates 37 kasus, Pengasih 33 kasus, Lendah dan Sentolo masing-masing 28 kasus, Temon 22 kasus, Galur 15 kasus, Panjatan 14 kasus, Nanggulan 10 kasus, Kalibawang tujuh kasus, Samigaluh tiga kasus, dan Girimulyo nol kasus.

"Kapanewon dengan jumlah kasus tertinggi ada di Kokap dan terendah di Girimulyo nol kasus," katanya.

Baca juga: Pasien terkonfirmasi COVID-19 di Kulon Progo menjadi 192 orang
Pewarta : Sutarmi
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020