Satgas COVID-19 minta penyuluh contohkan protokol kesehatan yang benar

Satgas COVID-19 minta penyuluh contohkan protokol kesehatan yang benar

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan COVID-19 Sonny Harmadi dalam acara virtual BKKBN di Jakarta pada Jumat (2/10/2020). (ANTARA/Prisca Triferna)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan COVID-19 Sonny Harmadi meminta penyuluh KB yang digandeng untuk membantu sosialisasi perubahan perilaku terkait COVID-19 untuk memberikan contoh kepada masyarakat dengan baik dan benar.

Sonny di Jakarta, Jumat, mengatakan memberikan teladan penting karena dalam survei online Badan Pusat Statistik kepada 90.967 responden pada 7-14 September 2020 memperlihatkan 19 persen menyatakan aparat atau pemimpin tidak memberi contoh menjadi alasan tidak menerapkan protokol kesehatan.

"Jadi bapak dan ibu sekalian sebagai penyuluh harus memberi contoh bahwa pakai masker dengan benar, menjaga jarak dengan benar dan mencuci tangan pakai sabun," kata Sonny dalam acara virtual sosialisasi strategi perubahan perilaku yang diselenggarakan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Jakarta.

Baca juga: Pasien positif COVID-19 boleh minum pil KB?

Baca juga: Anggota DPR dan BKKBN Bali sosialisasikan program "2125 Keren"


Sebelumnya, Satgas Penanganan COVID-19 menggandeng BKKBN dan para penyuluh KB untuk membantu sosialisasi kepatuhan akan protokol kesehatan kepada masyarakat.

Menurut Sonny, alasan Satgas Penanganan COVID-19 menggandeng BKKBN adalah karena keberhasilan lembaga tersebut mengubah paradigma memiliki anak banyak menjadi merencanakan jumlah anak lewat program Keluarga Berencana.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menyambut baik keputusan Satgas Penanganan COVID-19 untuk melibatkan para penyuluh KB dan kader-kader BKKBN. Menurutnya, terdapat 1,2 juta kader BKKBN yang berada di lapangan dan 23.400 penyuluh KB baik berstatus PNS maupun non-PNS yang bisa dilibatkan dalam kegiatan itu.

Hasto mengatakan kekuatan Satgas Penanganan COVID-19 dan BKKBN dan berbagai kementerian serta lembaga negara lain dapat menyukseskan sosialisi kepatuhan protokol kesehatan di tingkat akar rumput.

"Kami sangat menyadari betapa penting sekali untuk bahu membahu, bersama-sama bergotong royong," ujar Kepala BKKBN Hasto dalam acara tersebut.*

Baca juga: Angka kehamilan di Yogyakarta stabil selama pandemi COVID-19

Baca juga: KB Banjarmasin bagikan paket sembako
Pewarta : Prisca Triferna Violleta
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020