Dua pencari kerja di Batam positif COVID-19

Dua pencari kerja di Batam positif COVID-19

Sosialisasi pencegahan penularan COVID-19 di Kota Batam, beberapa waktu lalu. (Naim)

Batam (ANTARA) - Dua orang warga dari Jawa Timur dan Riau yang datang ke Kota Batam untuk mencari kerja, dinyatakan positif COVID-19, berdasarkan hasil tes usap tenggorokan, Rabu.

"Terkonfirmasi positif COVID-19 pada hari ini adalah dua orang laki-laki warga pendatang di Kota Batam," kata Ketua Gugus Tugas COVID-19 Batam Muhammad Rudi di Batam.

Ia menjelaskan lelaki 32 tahun beralamat sementara di Kecamatan Lubuk Baja adalah terkonfirmasi positif 247.

Baca juga: Baru tiba dari Bojonegoro-Jatim, warga Batam positif COVID-19

Yang bersangkutan sebelumnya berdomisili di Surabaya, Jawa Timur dan pindah ke Batam sejak 23 Juni 2020 guna mencari pekerjaan.

Pada 3 Juli 2020, yang bersangkutan melakukan tes cepat COVID-19 ke RS Budi Kemuliaan Batam untuk memenuhi persyaratan penerbangan ke Jakarta. Hasilnya diketahui reaktif.

Dengan hasil itu, maka oleh Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Puskesmas Lubuk Baja, yang bersangkutan dievakuasi ke RSKI COVID-19 Galang guna melaksanakan isolasi, dan menjalani pengambilan sampel usap tenggorokon, yang hasilnya diketahui Rabu ini, positif.

Baca juga: Total 202 warga Batam sembuh COVID-19

Kemudian, terkonfirmasi positif COVID-19 nkmor 248 adalah lelaki 18 tahun, dengan alamat sementara di Kecamatan Sagulung.

"Yang bersangkutan mengatakan bahwa sebelumnya berasal dari Kota Bagan Batu, perbatasan Provinsi Riau dan Provinsi Sumatera Utara, di mana sejak Maret 2020 pindah ke Batam guna mencari pekerjaan," kata Rudi dalam keterangan tertulis.

Pada 4 Juli 2020 yang bersangkutan menjalani tes cepat COVID-19 secara mandiri guna memenuhi persyaratan pekerjaan dari satu perusahaan yang ada di Batam, namun hasilnya "IgG, IgM Reaktif".

Baca juga: Tiga warga Batam reinfeksi COVID-19

Kemudian Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Puskesmas Sungai Langkai mengevakuasinya ke RSKI COVID-19 Galang guna melaksanakan isolasi/karantina dan pengambilan sampel usap tenggorokon, yang hasilnya diketahui Rabu ini, positif.

Menurut Gugus Tugas, kondisi yang keduanya relatif stabil dan tidak merasakan gangguan kesehatan yang berarti.

Dengan tambahan dua orang positif pada Rabu ini, maka totalnya menjadi 248 warga terkonfirmasi COVID-19, hingga Rabu. Sebanyak 202 orang di antaranya sembuh, 12 meninggal dan lainnya masih dalam perawatan RSBP Batam dan RSKI COVID-19 Galang.

Baca juga: Seorang nenek 80 tahun warga Kota Batam positif COVID-19
 
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020