Louvre gandeng EVOS Esports luncurkan "merchandise" edisi terbatas

Louvre gandeng EVOS Esports luncurkan

Pebasket Louvre Surabaya Daniel Timothy Wenas (kiri) berusaha mengumpan bola dihadang pebasket Pacific Caesar Surabaya Aga Siedarta Wismaya saat pertandingan seri keenam Indonesian Basketball League (IBL) Pertamax 2020 di DBL Arena, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (8/3/2020). ANTARA FOTO/Moch Asim/hp.

Jakarta (ANTARA) - Klub basket Louvre Surabaya menggandeng tim EVOS Esports dalam peluncuran produk merchandise yang akan dirilis dengan edisi dan koleksi terbatas.

Presiden Louvre Surabaya Erick Herlangga mengatakan, EVOS Esports dipilih menjadi rekan untuk berkolaborasi sebab tim berlogo harimau putih itu merupakan salah satu tim esports terbesar di Asia Tenggara dan terkenal dengan jumlah pengikut Instagram hampir tiga juta orang.

"EVOS adalah tim terbesar di Asia Tenggara dan tim yang reputasinya sudah mendunia. Saat mereka mengikuti turnamen dan disiarkan secara langsung, penontonnya banyak bisa hampir satu juta penonton," kata Erick dalam telekonferensi di Jakarta, Kamis.

Baca juga: Perbasi: terapan panduan normal baru harus koordinasi Satgas COVID-19
Baca juga: Kelanjutan pelatnas basket putra masih dikoordinasikan Perbasi-BTN


Demikian juga dengan Louvre, meski baru terbentuk awal November 2019 lalu, mereka menjadi tim dengan pengikut ketiga terbanyak di antara klub IBL lainnya. Maka, kerja sama itu, diakui Erick menjadi penting bagi Louvre sebagai salah satu upaya untuk membantu kesulitan finansial klub akibat terhentinya kompetisi Liga Basket Indonesia (IBL) 2020.

Apabila menilik penghasilan tahun lalu, Erick menjabarkan bahwa pemasukan dari hasil penjualan merchandise Louvre cukup signifikan, yaitu hampir mencapai satu miliar rupiah. Ia pun merasa ada kesempatan yang lebih besar apabila Louvre bisa bekerja sama dengan EVOS dengan jumlah penggemarnya yang tak sedikit itu.

"Saya lihat ada opportunity. Klub harus bisa survive. Louvre gajinya berbeda dari tim lain. Saya mencari akal, dan ini (kerja sama) sudah benar karena revenue-nya ada," ujarnya menjelaskan.

Kolaborasi yang akan dilakukan oleh kedua organisasi tersebut berupa kerja sama untuk membuat sekitar 2.000 kaos yang terdiri dari 120 kaos dari masing-masing desain berbeda yang menampilkan pemain Louvre dikombinasikan dengan logo EVOS.

Merchandise Manager EVOS Esports Yansen Wijaya menambahkan, saat ini pihaknya masih menyelesaikan proses desain sebelum benar-benar bisa dirilis pada Juli nanti.

Baca juga: Panduan normal baru Perbasi lampu kuning untuk kelanjutan IBL 2020
Baca juga: PP Perbasi rilis panduan normal baru untuk aktivitas bola basket

 
Pewarta : Shofi Ayudiana
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
COPYRIGHT © ANTARA 2020