Kemarin Surabaya ingin akhiri PSBB, pemerintah hati-hati buka sekolah

Kemarin Surabaya ingin akhiri PSBB, pemerintah hati-hati buka sekolah

Rambu wajib pakai masker di halte bus Jalan Panglima Sudirman Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya berencana tidak memperpanjang PSBB namun akan memperketat pelaksanaan protokol pencegahan COVID-19. (ANTARA/Didik Suhartono)

Jakarta (ANTARA) - Pada Minggu (7/6) Pemerintah Kota Surabaya menyatakan ingin mengakhiri penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mengendalikan COVID-19 dan pemerintah menyampaikan bahwa pembukaan sekolah di zona hijau akan dilakukan dengan penuh kehati-hatian selama wabah belum benar-benar berakhir.

Selain itu ada berita mengenai peningkatan aktivitas seismik di Morotai, kegiatan Presiden, dan perbaikan data penerima bantuan sosial yang bisa disimak dalam rangkuman berita berikut.

Surabaya usulkan PSBB tidak diperpanjang lagi

Pemerintah Kota Surabaya setelah menjalankan tiga tahap PSBB menyatakan tidak berencana memperpanjang penerapan kebijakan yang ditujukan untuk mengendalikan penularan COVID-19 tersebut.

"Mudah-mudahan usulan saya diterima. Kita tidak lakukan itu (perpanjangan PSBB), tapi protokol kesehatannya harus diperketat," kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat meninjau renovasi Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Aktivitas seismik di Morotai meningkat selama Mei, picu gempa kuat

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memonitor adanya peningkatan aktivitas seismik di wilayah Morotai, Maluku Utara, selama Mei 2020 dan menyatakan bahwa kondisi tersebut memicu gempa kuat.

Pulau Morotai pada Kamis (4/6) menghadapi gempa bermagnitudo 6,8 yang menimbulkan kerusakan pada ratusan bangunan di wilayah tersebut.

Pemerintah berhati-hati membuka sekolah di zona hijau

Kepala Biro Kerja sama dan Humas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Evy Mulyani mengatakan pemerintah menerapkan kehati-hatian dalam membuka sekolah yang berada di zona hijau.

"Apa yang menjadi prioritas kami adalah kesehatan dan keselamatan warga sekolah (siswa, guru dan orang tua) sehingga sekolah-sekolah di wilayah zona hijau tidak serta merta dibuka, tetapi akan dilakukan dengan sangat hati-hati, dan tetap mengikuti protokol kesehatan," ujar Evy.

Pemerintah pastikan data penerima BST tahap dua semakin baik

Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Edi Suharto memastikan data penerima bantuan sosial tunai (BST) tahap dua bagi warga yang terdampak pandemi COVID-19 sudah lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya.

"Dari Pos relatif lancar, memang ada laporan kecil mengenai data, namun bukan yang ke Kantor Pos. Data-data yang ke Himbara masih ada yang retur dan akan segera kita selesaikan," ujarnya.

Presiden ajak masyarakat berolahraga perkuat imunitas

Presiden Joko Widodo lari pagi bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis di kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu, dan mengajak masyarakat berolahraga untuk memperkuat imunitas.

"Kita harapkan dengan berolahraga imunitas menjadi lebih meningkat, kesehatan menjadi lebih baik. Saya mengajak masyarakat untuk berolahraga dan meningkatkan kesehatan serta imunitas kita," katanya.

Pewarta : Muhammad Zulfikar
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2020