Kemarin, pasien sembuh usia muda dan helm canggih TNI cegah COVID-19

Kemarin, pasien sembuh usia muda dan helm canggih TNI cegah COVID-19

Petugas menggunakan helm pendeteksi suhu tubuh saat rapid test massal di Depok, Jawa Barat, Jumat (22/5/2020). Badan Intelijen Negara (BIN) menggunakan alat canggih berupa helm thermal KC wearable sebagai alat mengukur suhu tubuh. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/aww.

Jakarta (ANTARA) - Terdapat beberapa berita informatif dan menarik di bidang humaniora pada Minggu (31/5), yang masih layak untuk disimak hari ini, bertepatan dengan Hari Lahirnya Pancasila. 

Beberapa berita menarik tersebut mengenai pasien COVID-19 yang sembuh didominasi oleh orang usia produktif, bencana tanah longsor yang menutup ruas tol Semarang-Solo, bantuan sosial yang bisa ditukar bila kualitasnya kurang bagus, hingga helm canggih untuk TNI AD yang dapat mendeteksi suhu tubuh guna pencegahan COVID-19. 

Pasien COVID-19 didominasi usia produktif

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyebutkan pasien sembuh dari virus corona baru total mencapai 7.308 orang per hari Minggu (31/5)c yang didominasi oleh kelompok usia produktif. Yurianto menyebut sebagian besar pasien sembuh adalah kelompok usia antara 29-45 tahun.

Baca informasi secara lengkap di sini.

Tanah longsor timbun ruas tol Semarang-Solo

Material tanah longsor menutup salah satu ruas Jalan Tol Semarang-Solo di KM 426 sehingga kendaraan tidak bisa melintas. Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Semarang dan sekitarnya sejak Sabtu malam (30/5) hingga Minggu dini hari (31/5) membuat tanah di sekitaran jalan tol yang tak memiliki tahanan menjadi longsor.

Simak berita selengkapnya di sini.

Bansos berkualitas kurang bagus bisa diganti

Direktur Jenderal Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Kementerian Sosial Pepen Nazaruddin menyatakan warga dapat langsung menukar jika bantuan sosial (bansos) sembako yang diterima memiliki kualitas produk yang kurang bagus. Dia mengimbau agar warga langsung menyampaikan saja kepada petugas mengenai kualitas bahan pangan yang diberikan dan akan segera diganti.

Simak info lengkapnya di sini.

Helm canggih TNI AD untuk cegah COVID-19

TNI AD akan menggunakan helm berteknologi terbaru, yaitu Helmet Thermal KC Wearable, dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Tanah Air. Helm bernama helmet thermal KC wearable merupakan inovasi teknologi informatika canggih untuk mendeteksi temperatur tubuh beberapa orang dalam waktu yang sama.

Simak fitur lengkap helm canggih TNI AD di sini.

 
Pewarta : Aditya Ramadhan
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2020