Smartfren catat kenaikan trafik data selama Ramadhan dan Lebaran

Smartfren catat kenaikan trafik data selama Ramadhan dan Lebaran

Smartfren menggandeng Tiara Andini atau yang lebih dikenal dengan Tiara Idol sebagai bintang iklan produk terbaru Smartfren 1ON+ (ANTARA/HO-Smartfren)

Jakarta (ANTARA) - Perusahaan penyedia layanan telekomunikasi Smartfren mencatatkan kenaikan trafik data 10 persen selama Ramadhan dan Idul Fitri 2020.

Kenaikan layanan data tersebut terjadi dari bulan ke April ke Mei 2020.

"Pertumbuhan layanan data Smartfren di bulan Mei tetap stabil dan merata di berbagai area. Kenaikan trafiknya konsisten mencapai lebih 10 persen jika dibandingkan bulan April. Hampir sama seperti sejak diberlakukannya WFH pada bulan Maret lalu," ujar VP Technology Relations Smartfren, Munir Syahda Prabowo, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Lalu lintas data Telkomsel naik 22 persen selama Ramadhan

Baca juga: 3 Indonesia optimalkan jaringan di 216 titik sambut Lebaran


Jika pada Lebaran sebelumnya ada penambahan kenaikan trafik di daerah akibat dari mobilitas pelanggan Smartfren yang mudik, Lebaran kali ini, Munir menjelaskan bahwa persebaran kenaikan trafik relatif stabil karena penerapan kebijakan PSBB dari pemerintah untuk tidak melakukan mudik tahun ini.

Hal ini, menurut Munir, mengakibatkan kualitas jaringan Smartfren tetap terjaga dan tetap optimal di seluruh area layanan.

Munir menambahkan, kenaikan trafik data Smartfren disebabkan semakin maraknya penggunaan aktifitas masyarakat secara online di segala bidang yang didukung dengan disediakannya paket kouta data yang sesuai dengan kebutuhan dan terjangkau.

Sementara itu, menghadapi kondisi normal baru, dimana sebagian masyarakat mulai beraktivitas kembali, Smartfren akan tetap menerapkan protokol kesehatan bagi para pegawai, terutama petugas yang berhubungan langsung dengan konsumen.

Beberapa protokol kesehatan yang diterapkan di Galeri Smartfren dalam melayani dan melakukan kontak dengan konsumen, antara lain petugas layanan konsumen dan konsumen wajib menggunakan masker.

Smartfren juga melakukan pengecekan suhu tubuh, menyediakan hand sanitizer untuk mencuci tangan, menerapkan jaga jarak dalam melayani dan pada tempat antrean konsumen, serta menambah sekat pembatas untuk counter layanan dan pembayaran.

Baca juga: Gandeng kreator konten, Smartfren menggalang donasi untuk COVID-19

Baca juga: Berbagai paket promo Lebaran dari operator seluler

Baca juga: Traffic internet naik 20 persen selama Ramadhan
Pewarta : Arindra Meodia
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020