PKK Jaksel galang aksi donor darah untuk PMI

PKK Jaksel galang aksi donor darah untuk PMI

Petugas PMI Jakarta mengecek darah anggota TP PKK Kota Jakarta Selatan dalam kegiatan penggalangan donor darah di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Senin (20/4/2020) (ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Selatan)

Jakarta (ANTARA) - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) menggalang aksi donor darah dan diikuti 128 anggotanya, untuk membantu pemenuhan stok darah Palang Merah Indonesia atau PMI Jakarta, Senin.

Ketua TP PKK Jakarta Selatan Komariah Marullah mengatakan kekurangan darah yang dialami PMI karena masyarakat yang menyumbangkan darah berkurang sejak terjadinya pandemi COVID-19 awal Maret lalu.

"Untuk itu PKK berinisiatif membantu PMI dengan menggalang donor darah," Komariah dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Jakarta.

Komariah menyebutkan pelaksanaan donor darah dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah dalam pencegahan COVID-19. Pengambilan darah dilakukan di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.

Baca juga: Wali Kota Jaksel minta PMI fasilitasi warga yang ingin mendonor

PKK dan Dharma Wanita Jakarta Selatan secara rutin melakukan kegiatan penggalangan donor darah yang diikuti para anggotannya. Salah satu tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan darah di PMI.

Dari 128 anggota yang ikut mendonorkan darahnya, diharapkan sebanyak 100 kantong darah dapat mengisi kekurangan stok darah di PMI.

"Mudah-mudahan 100 kantung bisa kita sumbangkan ke PMI, dan itu berarti sekali bagi PMI dalam menyediakan darah di tengah pandemi ini," katanya.

Dalam kegiatan donor tersebut, PKK Jakarta Selatan mendapat bantuan sembako dari Baznas Kota Jakarta Selatan yang dibagikan kepada para pendonor.

Baca juga: Penyemprotan disinfektan oleh PMI Jaksel jangkau 824 titik

"Dalam bantuan sembako itu juga ada masker yang dibagikan Baznas untuk para pendonor," kata Komariah.

Kegiatan donor darah dilakukan satu hari, pendonor yang datang dilakukan jaga jarak fisik, dipanggil satu per satu untuk dicek darahnya lalu dilakukan pengambilan darah juga secara bergiliran untuk mencegah berkumpul. Para pendonor juga mengenakan masker begitu juga dengan para petugas PMI.

 
Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020