Studi pengobatan eksperimental untuk pasien COVID-19

Studi pengobatan eksperimental untuk pasien COVID-19

Melissa Cruz, seorang teknisi ER untuk Valley Medical Center yang telah pulih dari penyakit virus corona (COVID-19) yang dikontrak sebagai seorang pasien, mengangkat lengannya setelah menyumbangkan plasma yang sudah sembuh dengan bantuan phlebotomist Jenee Wilson di Central Seattle Donor Center of Bloodworks Northwest saat terjadi wabah di Seattle, Washington, AS, Jumat (17/4/2020). Plasma dari pasien yang pulih akan digunakan dalam studi pengobatan eksperimental untuk pasien virus corona saat ini. ANTARA FOTO/Reuters-Lindsey Wasson/hp.

Melissa Cruz, seorang teknisi ER untuk Valley Medical Center yang telah pulih dari penyakit virus corona (COVID-19) yang dikontrak sebagai seorang pasien, mengangkat lengannya setelah menyumbangkan plasma yang sudah sembuh dengan bantuan phlebotomist Jenee Wilson di Central Seattle Donor Center of Bloodworks Northwest saat terjadi wabah, di Seattle, Washington, AS, Jumat (17/4/2020). Plasma dari pasien yang pulih akan digunakan dalam studi pengobatan eksperimental untuk pasien virus corona saat ini. ANTARA FOTO/Reuters-Lindsey Wasson/hp.
Pewarta : Lindsey Wasson
Editor: Hermanus Prihatna
COPYRIGHT © ANTARA 2020