Demokrat NTB minta kader patuhi "social distancing" cegah COVID-19

Demokrat NTB minta kader patuhi

Ketua DPD Demokrat NTB TGH Mahally Fikri bersama Sekretaris DPD Demokrat Zainul Aidi SP. (ANTARA/Nur Imansyah).

Mataram (ANTARA) - DPD Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat (NTB) menginstruksikan semua kadernya untuk mematuhi social distancing untuk menghindari meluasnya penyebaran COVID-19.

"Ini sesuai instruksi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai upaya menggaungkan Gerakan Nasional Demokrat Lawan Corona secara intensif, masif, dan terkoordinasi," kata Sekretaris DPD Demokrat NTB Zainul Aidi SP, di Mataram, Kamis.

Ia menjelaskan, dalam instruksi itu seluruh kader Demokrat diminta untuk tetap berada di rumah.

"Insya Allah, instruksi ini telah kami distribusikan ke semua DPC Demokrat di sepuluh kabupaten/kota di NTB untuk dipatuhi dan dilaksanakan," ujarnya.

Zainul Aidi mengaku, Ketua DPD Partai Demokrat NTB telah mewajibkan seluruh kader dan keluarga untuk tetap berada dan atau berkegiatan di rumah masing-masing. Meski demikian, dalam keadaan darurat, para kader pun diperkenankan keluar rumah sepanjang menjaga jarak paling tidak satu meter dengan orang lain (social distancing).

"Selain itu, para kader harus menggunakan masker ketika sedang batuk atau flu. Demokrat pun siap mengamankan kebijakan pemerintah terkait social distancing dan self isolated disiplin dilakukan, sehingga penyebaran Virus Corona dapat diminimalisasi," ujar Zainul.
Baca juga: Sepasang suami istri positif COVID-19 di NTB berangsur membaik

Dalam instruksi Ketua DPD Demokrat NTB, juga diharapkan seluruh kader untuk senantiasa menjaga kesehatan diri dan keluarga dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun antiseptik atau pembersih tangan (hand sanitizer).

"Kami juga minta pembersihan rumah dengan menggunakan disinfektan dan tindakan-tindakan sanitasi lain yang dianggap perlu," katanya lagi.

"Yang utama, kami minta daya tahan tubuh para kader agar pula diperhatikan dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan vitamin, serta menjaga kondisi fisik dengan berolahraga dan istirahat yang teratur," kata dia.

Sebelumnya, AHY juga menginstruksikan setiap kader yang merasa memiliki gejala COVID-19 untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Utamanya, bagi mereka yang baru kembali dari daerah yang terlanda wabah atau yang merasa berinteraksi dengan orang yang terkena Virus Corona.

Dia juga meminta agar mereka melaporkan kondisinya ke pihak Partai Demokrat.

"Jika dipandang perlu, maka lakukan isolasi diri selama 14 hari untuk meyakinkan keluarga dan lingkungan terdekat tidak terdampak oleh kemungkinan penyebaran Virus Corona," ujar AHY pula.
Baca juga: Pasien positif COVID-19 di NTB bertambah jadi dua orang

Putra Presiden keenam Indonesia itu, juga meminta para kader Demokrat, terutama yang menjadi kepala daerah dan anggota legislatif untuk melakukan aksi nyata dengan cara menghimpun dan mendistribusikan bantuan, dengan tetap memperhatikan keamanan dan keselamatan dirinya.

"Bantuan yang dimaksud ditujukan baik bagi para pekerja medis yang menjadi garda terdepan dalam menangani pasien Corona, maupun bagi masyarakat yang paling membutuhkan di daerah masing-masing. Bantuan bisa dalam bentuk perlengkapan medis seperti masker, hand sanitizer, sarung tangan, alat perlindungan diri (APD) maupun cairan disinfektan untuk ruang-ruang publik," katanya pula.
Pewarta : Nur Imansyah
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020