LTMP: Akun yang finalisasi data SNMPTN naik dari tahun sebelumnya

LTMP: Akun yang finalisasi data SNMPTN naik dari tahun sebelumnya

Ilustrasi - Sosialisasi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Tahun 2020 di Auditorium GPH Haryo Mataram UNS (Foto: ANTARA/Aris Wasita)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Mohamad Nasih mengatakan jumlah akun yang melakukan finalisasi data atau permanen data untuk pendaftaran SNMPTN pada tahun ini naik dari tahun sebelumnya.

"Jumlah sekolah dan siswa yang permanen data pada tahun ini melebihi perkiraan. Melebihi sekolah maupun siswa yang ikut Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) pada tahun sebelumnya," ujar Nasih di Jakarta, Jumat.

Sekolah yang melakukan finalisasi data PDSS 2019, sebanyak 18.208 siswa sedangkan yang finalisasi sebanya 14.888 sekolah. Siswa terverifikasi otomatis di PDSS 2019 berjumlah 1.192.093.

Baca juga: Tenggat finalisasi data siswa dan sekolah kembali diperpanjang

Baca juga: LTMPT : Perpanjangan waktu pendaftaran hanya untuk finalisasi data

Baca juga: LTMPT perpanjang tenggat registrasi akun SNMPTN dua hari


Sementara pada 2020, sekolah akun aktif sebanyak 23.073 dan sekolah yang melakukan permanen data sebanyak 19.662 sekolah, sedangkan untuk siswa pada 2020, sistem akun aktif sebanyak 1.375.381 siswa, dan siswa yang permanen data sebanyak 1.272.655 siswa.

"Kami mengucapkan terima kasih dan selamat kepada sekolah dan siswa yang telah permanen data. Mereka diharapkan mempersiapkan diri untuk proses selanjutnya yakni pengisian data PDSS dan pendaftaran SNMPTN untuk siswa yang layak," ujarnya.

Bagi sekolah dan siswa yang belum permanen data serta belum memiliki akun LTMPT masih terbuka kesempatan untuk mendaftar akun serta permanen data untuk keperluan UTBK maupun SBMPTN.

Nasih berharap pihaknya dapat melayani sekolah maupun siswa dengan baik dan diharapkan kerja samanya dengan menyiapkan data secara lengkap dan akurat.

"Kami juga berharap siswa maupun sekolah tidak mengisi dan memproses pada hari-hari terakhir yang menyebabkan penumpukan arus dan antrian berjubel," kata dia.*

Baca juga: LTMPT: siswa yang belum simpan data permanen tak bisa daftar SNMPTN

Baca juga: Masih banyak sekolah yang belum registrasi akun di laman SNMPTN

Baca juga: ISI Denpasar jadi penyelenggara pusat UTBK dalam SBMPTN 2020
Pewarta : Indriani
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020