Kemarin, pedangdut tersandung narkoba hingga rekayasa lalin Puncak

Kemarin, pedangdut tersandung narkoba hingga rekayasa lalin Puncak

Penyanyi dangdut D'Academy Musim 2, Septyan Arochman alias Daffa (27) ditangkap polisi atas tuduhan penyalahgunaan narkoba, Sabtu (5/10/2019). (ANTARA/HO/Polda Metro Jaya/aa)

Jakarta (ANTARA) - Kemarin, sejumlah informasi di Jakarta dan sekitarnya masih layak dibaca kembali sebagai sumber informasi dan referensi untuk mengisi Senin pagi Anda.

Pertama, pedangdut D'Academy ditangkap polisi atas tuduhan terkait narkoba.

Penyanyi dangdut yang kondang melalui ajang pencarian bakat D'Academy Musim 2, Septyan Arochman (27) ditangkap polisi atas tuduhan penyalahgunaan narkoba, Sabtu (5/10).

Selengkapnya bisa disimak di sini.

Kedua, polisi gagalkan penyelundupan sabu-sabu pesanan Umar Kei

Polda Metro Jaya menggagalkan penyelundupan sabu-sabu pesanan Umar Ohoitenen alias Umar Kei ke Rumah Tahanan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Selain Umar Kei, kurir narkoba bernama Muhammad Hasan itu juga mendapatkan pesanan sabu-sabu dari Ersa Bagus Pratama Putra, Ikhnatius Noveldan Ahmad Yasin alias Elang.

Selengkapnya di sini.

Ketiga, jalur Puncak Bogor tak diberlakukan buka tutup mulai 27 Oktober

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan Kepolisian sepakat akan melakukan uji coba sistem 2-1 di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor sebagai pengganti sistem buka tutup atau one way.

"Sistem yang baru lebih memberikan keleluasaan bagi masyarakat setempat untuk melakukan mobilitas karena tidak lagi berdasarkan buka tutup,” kepada Antara di Bogor, Minggu.

Selengkapnya di sini.
Pewarta : Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019