Kapolda ajak masyarakat Sumbar tidak terprovokasi persoalan di Wamena

Kapolda ajak masyarakat Sumbar tidak terprovokasi persoalan di Wamena

Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Fakhrizal. ANTARA/HO-Humas Polda Sumbar

Padang, (ANTARA) - Kapolda Sumbar Irjen Polisi Fakhrizal mengajak masyarakat daerah itu tidak terprovokasi terkait dengan banyaknya perantau dari "Ranah Minang" yang menjadi korban kerusuhan di Wamena.

Kapolda juga meminta mereka bijak memilah berita yang beredar terkait dengan hal tersebut.

"Masyarakat Sumbar jangan terprovokasi dengan isu-isu hoaks yang dapat menyebabkan perpecahan,” katanya di Padang, Senin.

Baca juga: Kapolda Sumbar minta mahasiwa kabur ke luar daerah kembali ke Padang

Ia menegaskan bahwa kasus masyarakat Sumbar di Papua telah ditangani serius oleh Pemerintah, bahkan Pemprov Sumbar telah melangkah cepat melalui Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit yang menemui langsung masyarakat di sana.

"Persoalan ini sudah ditangani pemerintah mulai dari instruksi Pak Presiden Jokowi serta Pak Wagub yang sudah melihat langsung kondisi masyarakat. Kita serahkan ke pemerintah," katanya.

Kapolda mengatakan bahwa pihaknya terus berkomunikasi dengan Ikatan Keluarga Minang (IKM) di sana untuk mengetahui kondisi dan kesulitan mereka di sana.

"Kita berdukacita dengan apa yang terjadi dengan warga di sana. Musibah ini sedang ditangani pemerintah," katanya.

Baca juga: Kapolda Sumbar tangguhkan penahanan tiga mahasiswa tersangka perusakan

Ia mengimbau semua pihak untuk tidak menambah memperkeruh suasana hingga melakukan unjuk rasa terkait dengan persoalan di Wamena ini di Sumbar.

"Sampai saat ini pihaknya belum menemukan adanya indikasi provokasi tersebut," katanya.

Selain itu, Kapolda Sumbar menjamin keamanan mahasiswa Papua yang menuntut ilmu di Sumatera Barat.

"Mahasiswa Papua di Sumbar tidak ada masalah, kuliah seperti biasa dan mereka juga nyaman di sini. Kami sudah pernah mengumpulkan mereka di sini dan memberikan arahan” katanya.

Pewarta : Mario Sofia Nasution
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019