Kampanye ACT #BantuMerekaBernapas didukung figur publik

Kampanye ACT #BantuMerekaBernapas didukung figur publik

Figur publik dr Shindy Kurnia Putri (ANTARA/HO/Dok pri)

Jakarta (ANTARA) - Kampanye Aksi Cepat Tanggap (ACT) #BantuMerekaBernapas yang memberikan bantuan masker dan oksigen pada korban kabut asap didukung oleh figur publik dr Shindy Kurnia Putri untuk kampanye

Dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Selasa, ACT mengerahkan armada-armada kemanusiaan untuk meredam dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah terdampak.

Hingga kini, ACT telah melakukan sejumlah penanganan untuk menanggulangi karhutla maupun dampak kabut asap. Di sejumlah wilayah, ACT mengirimkan regu penyelamat untuk membantu pemadaman api, melakukan pemeriksaan kesehatan masyarakat terdampak asap, membagikan masker dan oksigen, serta edukasi menjaga kesehatan di wilayah terdampak asap.

Baca juga: ACT-MRI se-Jatim galang bantuan korban asap

Pengiriman ribuan bantuan pangan dan logistik dalam jumlah masif tidak terlepas dari dampak bencana kabut asap terhadap perekonomian warga dan aksi ACT dalam gerakan #IndonesiaDermawan yang telah digalakkan.

Gerakan itu menggandeng dr Shindy Kurnia Putri, adik Oki Setiana Dewi. Adik dari presenter Oki Setiana Dewi itu mengatakan dengan menjadi dokter, ia dapat melakukan lebih banyak kedermawanan.

"Kalau ketemu pasien itu senangnya minta ampun, karena kita seperti bertemu dengan sahabat, saling berbagi cerita, selain memeriksa mereka,” kata Shindy.

Salah satu momen yang tidak terlupakan adalah saat ia mengabdikan diri ke salah satu pulau terluar Indonesia yaitu di Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau.

Baca juga: ACT Sumut kirim ratusan ton bantuan ke Riau

“Kami berkunjung ke sekolah-sekolah. Ada siswa di sana yang gizinya kurang, padahal gizi memengaruhi kecerdasan,” ungkap dia.

Sebagai dokter, ia juga menaruh perhatian pada kesehatan masyarakat yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah provinsi saat ini.

Ia mengimbau masyarakat menjaga kesehatan dengan mengonsumsi air mineral banyak, makan-makanan bergizi seperti buah-buahan, dan memakai masker yang dapat melindungi hidung dan mulut dari partikel debut berukuran mikro.

“Diusahakan juga untuk tidak keluar rumah terlebih dulu,” terang dokter kelahiran Batam itu.

Baca juga: ACT ajak seluruh masyarakat bantu korban dan penanganan karhutla

Ia pun mengajak para dermawan untuk turut membantu masyarakat terdampak asap karhutla. Menurut dia, kedermawanan dapat memperkuat persaudaraan. Ia juga berpandangan kerelawanan merupakan bentuk kemurahan hati berbagi waktu ataupun pengorbanan untuk meringankan beban manusia lain.

Ia percaya, sifat kedermawanan dimiliki setiap orang dari dalam hati. Ia pun bertekad terus menghidupkan kedermawanan melalui bidang kedokteran yang ia jalankan saat ini.

“Saling menguatkan dalam bentuk mental dan komunikasi, karena manusia hakikatnya makhluk sosial,” pungkas dia.

ACT terus mengajak masyarakat luas ikut andil dalam kampanye #BantuMerekaBernapas. Kampanye ini menjadi bukti nyata bahwa tim medis, tim tanggap darurat, hingga posko bencana asap ACT terus melakukan pelayanan bagi warga terdampak bencana kabut asap di berbagai wilayah. Kampanye #BantuMerekaBernapas menjadi semangat dalam menghidupkan kembali kebersamaan dalam aksi-aksi kebaikan.***3***
 
Pewarta : Indriani
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019