ACT Lampung berikan pelatihan karakter ratusan pelajar

ACT Lampung berikan pelatihan karakter ratusan pelajar

Siswa-siswi yang sedang mengikuti program pelatihan karakter yang diberikan oleh ACT Lampung, Selasa (10/9/2019) (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bandarlampung (ANTARA) - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lampung memberikan pelatihan karakter kepada ratusan pelajar sekolah dasar dan sekolah menengah pertama untuk menumbuhkan serta melatih jiwa sosial dan empati pelajar sejak dini.

"Hari ini kami melakukan pelatihan terkait pengembangan karakter berkolaborasi dengan SDN 1 Panjang Utara dan SMPN 33 Bandarlampung," kata Kepala Cabang ACT Lampung Dian Eka Darma Wahyuni, di Bandarlampung, Selasa.

Baca juga: ACT-MRI NTB bantu korban kebakaran di Bima

Dian Eka melanjutkan, selain itu pihaknya juga memberikan edukasi kepada para siswa-siswi tersebut tentang penguatan potensi diri mereka serta melatih konsentrasi untuk menggapai sesuatu yang diinginkan.

"Kegiatan ini langsung kita praktekkan di lapangan salah satunya dengan memotivasi mereka agar dapat mengungkapkan pendapatnya di depan kelas," kata dia.

Baca juga: ACT buktikan Indonesia negara paling dermawan sedunia

Dia mengatakan bahwa pelatihan tersebut dilakukan untuk membuat anak-anak ini tumbuh menjadi pribadi yang positif dan peduli terhadap lingkungan sekitar serta orang lain.

Ia mengungkapkan bahwa pihak sekolah pun merespon dengan baik terkait kegiatan ini bahkan para guru dan para peserta juga antusias mengikuti jalannya program ACT ini.

Baca juga: ACT kampanyekan Gerakan Nasional Indonesia Dermawan

"Setelah diberikan pelatihan begitu pentingnya peduli terhadap sesama para peserta pun dengan penuh keikhlasan menyumbangkan separuh uang jajan mereka untuk kemanusiaan," kata dia.

Ke depan, kata Dian Eka, pihaknya akan melanjutkan program pelatihan karakter diri ini hingga menyeluruh di semua sekolah yang ada di Provinsi Lampung sehingga kegiatan ini rutin dilaksanakan di setiap sekolah.
 

Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2019