Tak cuma Pokemon Go, Pikachu kini hadir dalam permainan kartu

Tak cuma Pokemon Go, Pikachu kini hadir dalam permainan kartu

Permainan kartu Pokemon Trading Card Game (ANTARA News/ Nanien Yuniar)

Jakarta (ANTARA) - Penggemar Pikachu dan kawan-kawannya bisa menikmati permainan baru Pokemon Trading Card Game yang diboyong The Pokemon Company Jepang ke Indonesia.

Direktur Eksekutif Salim Group Axton Salim, pemegang lisensi utama untuk membawa permainan ini ke Indonesia, menjelaskan permainan strategi ini bisa dinikmati banyak kalangan, dari anak hingga dewasa.

"Ada banyak kartu yang gambar-gambarnya menggemaskan," ujar Axton dalam peluncuran Pokemon Trading Card Game di Jakarta, Kamis.

Baca juga: Bincang bersama Brandon Tan, pemain Pokemon nomor satu dunia

"Permainan ini juga bisa membuat anak-anak belajar strategi."

Semua keterangan dalam permainan kartu Pokemon sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

"Sudah ada 12 bahasa dan bahasa Indonesia adalah bahasa ke-13. Saya harap permainan ini bisa dinikmati," tambah Kenjiro Ito, anggota Dewan Direksi The Pokemon Company.
 
Sesi tutorial permainan kartu Pokemon Trading Card Game di Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis (8/9/2019) (ANTARA News/ Nanien Yuniar)


Setiap kartu menampilkan gambar monster beserta keterangan jurus hingga kelemahannya.

Tiap kartu punya efek berbeda-beda, pemain bisa menyusun kartu pilihan mereka yang dipakai untuk menyerang lawan.

Kenjiro menjelaskan permainan ini biasanya diawali dan diakhiri dengan bertukar salam dan berjabat tangan.

Dia berharap Pokemon Trading Card Game dapat memperkuat komunitas pemain Pokemon di Indonesia dan dinikmati bersama teman dan keluarga.

Butuh waktu untuk memahami aturan dari permainan kartu itu, tapi dia menjamin pemain bakal ketagihan setelah mengerti alurnya.

"Kalau sudah main Pokemon Go, memahami cara main Trading Card ini bisa lebih mudah," kata Kenjiro pada ANTARA.

Kekuatan monster dalam Pokemon Go dan Trading Card ini serupa tapi tak sama.

"Misalnya Pikachu, dia terdiri banyak tipe dengan kelemahan dan kelebihan sendiri-sendiri."
 
Permainan kartu Pokemon Trading Card Game di Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis (8/9/2019) (ANTARA News/ Nanien Yuniar)


Baca juga: Baru main Pokemon Go? Ini kiat dari pemain terbaik dunia

Ia berharap tahun depan pemain dari Indonesia bisa berpartisipasi dalam Pokemon World Championship.

Turnamen internasional itu diadakan secara tahunan oleh The Pokemon Company dengan hadiah 500.000 dolar AS. Pemain Indonesia harus memenangi kompetisi tingkat nasional sebelum melaju ke tingkat internasional.

Permainan Pokemon Trading Card Game, permainan kartu tuker pertama dan tertua di Jepang, sudah hadir di Negeri Sakura sejak Oktober 1996.

"Sejak itu kami sudah menjual ke Eropa dan Amerika Serikat tapi belum sempat masuk ke Asia karena belum menemukan partner yang cocok," Kenjiro menuturkan alasan meluncurkan game ini di Indonesia 23 tahun setelah hadir di Jepang.

Baca juga: "Manhole" bergambar Pokemon hiasi kota-kota di Jepang

Hingga Maret 2019, lebih dari 27,2 miliar kartu ini sudah terjual secara global.

Penjualan, sesi tutorial hingga turnamen mini permainan kartu ini berlangsung di Kota Kasablanka, Jakarta, hingga 11 Agustus 2019.

Kartu fisik permainan ini dijual di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi lewat toko Indomaret dan toko game resmi dengan harga mulai dari Rp20.000 hingga Rp80.000.

Kelak akan ada permainan kartu dalam versi digital sehingga pemain punya alternatif untuk memilih versi offline maupun online.

Pokemon diciptakan pertama kali pada Februari 1996 sebagai video untuk konsol Nintendo Game Boy.

Baca juga: Game Stranger Things akan jadi pesaing Pokemon Go

Baca juga: Kecanduan game dinyatakan penyakit, ini kata gamer kelas dunia


 
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019