Samarinda (ANTARA Kaltim) - Wakil Ketua DPRD Kaltim asal PKS, H Hadi Mulyadi meminta Pemprov Kaltim menyamakan bonus bagi atlet dan pelatih Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XIV 2012  dengan atlet dan pelatih PON XVIII 2012. Sementara itu anggota Komisi IV DPRD Kaltim ikut menyemangati atlet-atlet difabel yang berlaga di ajang Peparnas XIV, 8-12 Oktober 2012 di Riau.

"Mereka juga mengharumkan nama Kaltim di pentas olahraga nasional, jadi hendaknya penghargaan bagi mereka juga disamakan dengan para atlet PON XVIII. Jangan ada pembedaan," kata Hadi Mulyadi, Minggu (14/10), menanggapi prestasi paralimpian Kaltim di ajang Peparnas.

Pada Peparnas XIV, atlet difabel Kaltim antara lain menyumbangkan medali emas melalui cabang olahraga atletik nomor lempar lembing F 36 - 38 atas nama Muhammad Kamal, renang dan voli duduk putri.

"Emas voli duduk putri ini diraih dengan perjuangan yang luar biasa dari atlet-atlet difabel Kaltim," kata Wakil Ketua Komisi IV, Hj Encik Widyani.

Dipimpin langsung Hadi Mulyadi, Ketua Komisi IV, H Ahmad Abdullah (Fraksi PKS), Wakil Ketua Komisi IV, Hj Encik Widyani SJ SKM MQih (Fraksi Partai Golkar),  Sekretaris Komisi IV, Mudiyat Noor  SHut (Fraksi Partai Hanura-PDS) dan anggota Komisi IV,  H  Abdul  Djalil Fatah SH (Fraksi Partai Golkar),   Yakob Ukung (Gerindra/Fraksi Partai Golkar), Dra  Hj  Puji Astuti (Fraksi Partai Demokrat), H  Datu Yasir Arafat (Fraksi PDIP),   Lelyanti Ilyas  SPdi (Fraksi PKS),  Masitah SSos (Fraksi PPP),  Zain Taufik Nurrohman SHut (Fraksi PAN),  Maria Margaretha Rini Puspa (Fraksi Partai Hanura-PDS) dan  Drs  HA Waris Husain (Fraksi Patriot Bintang Demokrasi) ikut menyemangati atlet difabel Kaltim yang bertanding di arena Peparnas XIV.

"Prestasi atlet-atlet difabel Kaltim sangat membanggakan," kata Ketua Komisi IV, H Ahmad Abdullah. (Humas DPRD Kaltim/adv/mir)




Editor : Arief Mujayatno

COPYRIGHT © ANTARA 2026