"Sebagai tindak lanjut rapat Komisi IV dengan KONI tempo hari, tanggal 5 Juli mendatang, Badan Anggaran DPRD Kaltim, Komisi IV, Pemprov dan KONI Kaltim akan mengadakan rapat bersama membahas masalah ini. Yang jelas, Dewan komitmen untuk mengalokasikan keperluan anggaran tersebut pada Perubahan APBD 2012 ini," kata Ketua DPP PKS Wilayah Dakwah (Wilda) Kalimantan tersebut, Jumat (29/6).
Sebelumnya, soal bonus atlet/pelatih PON XVIII–2012 Kaltim mulai ada titik terang. Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Mudiyat Noor, mengatakan rapat antara KONI Kaltim dan Komisi IV, Senin (18/6), bersepakat bonus atlet /pelatih dianggarkan dalam P-APBD Kaltim 2012 melalui SKPD Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) provinsi.
Menurut politisi Hanura ini, Komisi IV mendukung semua program KONI Kaltim meraih prestasi emas pada PON XVIII – 2012, dengan membantu alokasi anggaran yang memadai bagi induk organisasi olahraga tersebut.
"Makanya kami akan memperjuangkannya secara maksimal dalam rapat Banggar dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)," kata wakil rakyat asal Dapil I Samarinda ini, yang ketika rapat dengan KONI Kaltim didampingi anggota Komisi IV, Puji Astuti, Zain Taufik Nurrohman, Yakob Ukung, HA Waris Husain dan H Abdul Djalil Fatah.
Menurut Mudiyat, selain soal bonus atlet/pelatih, Komisi IV juga mendukung usulan anggaran KONI Kaltim untuk operasional dan pembangunan prestasi sebesar Rp75,56 miliar, dianggarkan pula pada P-APBD 2012.
Namun Komisi IV meminta KONI berkirim surat kepada gubernur, dengan ditembuskan ke seluruh fraksi DPRD Kaltim terkait permohonan anggaran tersebut.
"Kesiapan bapak angkat cabang olahraga juga perlu diinventarisir lagi, agar anggaran yang diajukan KONI Kaltim benar-benar riil," kata Mudiyat.
Wakil Ketua III KONI Kaltim, H Zuhdi Yahya, mengatakan pada APBD murni 2012 lalu KONI mengusulkan anggaran persiapan hingga pelaksanaan PON XVIII sebesar Rp205 miliar, namun yang disetujui Rp80 miliar.
Sisanya Rp125 miliar dijanjikan pada P-APBD Kaltim 2012. Namun hasil kajian dan rasionalisasi yang dilakukan KONI Kaltim, pada P-APBD 2012 tidak jadi diusulkan Rp125 miliar, melainkan Rp75,56 miliar, belum termasuk bonus atlet/pelatih.
Dari total usulan tersebut Rp24 miliar untuk operasional, sementara Rp50 miliar lebih untuk pembangunan prestasi.
"Dengan dukungan anggaran tersebut, KONI Kaltim menargetkan prestasi lima besar pada PON XVIII – 2012. Ini sesuai dengan hitung-hitungan dengan konsultan kami. Kami berterima kasih atas dukungan DPRD Kaltim kepada KONI Kaltim," kata Zuhdi Yahya. (Humas DPRD Kaltim/adv)
Editor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.