Samarinda (ANTARA News Kaltim) - Sebanyak 55 anggota DPRD Kaltim melaksanakan reses guna menjaring aspirasi langsung dari masyarakat asal daerah pemilihan (dapil) masing-masing anggota Dewan sejak 13 hingga 18 Desember 2011.

"Saya mengimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan masa reses anggota dewan  untuk menyampaikan aspirasi," kata Sekretaris  DPRD Kaltim,  Fachruddin Djaprie, Kamis.

Ia mengatakan,penyerapan aspirasi dari masyarakat oleh dewan tersebut dibagi menjadi lima daerah pemilihan (Dapil) sesuai dengan ketika anggota dewan mencalonkan diri.

Dapil I untuk daerah pemilihan Samarinda yang terdiri 11 orang , di antaranya Yahya Anja, Hadi Mulyadi, Dahri Yasin, Abdurahman Alhasni, Sudarno, Rusman Yaqub, Siti Qomariah, Andi Harun.

Kemudian Dapil II meliputi daerah pemilihan Balikpapan, Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara terdiri atas 14  orang di antaranya  HM Mukmin Faisyal HP, H Suwandi, Encik Widyani, Puji Astuti, dan Lelyanti Ilyas, Hj Kasriyah, Syarifah Masitah Assegaf, dan Yakub Ukung.

Selanjutnya  Dapil III  sebanyak 12 orang meliputi daerah pemilihan Kutai Kartanegara dan Kutai Barat  di antaranya Marten Apuy, Hatta Zainal Abidin, HM Syahrun, Sarkowi V Zahry, Aji Sofyan Alex,  Syaparudin, dan Darlis Pattalongi.

Dapil IV meliputi daerah pemilihan Bontang, Kutai Timur dan Berau  sebanyak  sembilan orang di antaranya Bahrid Buseng, Wibowo Handoko, Zaenal Haq, Zain Taufik Nurrohman, Gamalis, Artya Fathra Marthin, Saifuddin Dj.

Sedangkan Dapil V meliputi daerah pemilihan Tarakan, Nunukan, Malinau, Bulungan dan Tana Tidung  sebanyak  sembilan anggota, di antaranya Abdul Djalil Fatah, Chairiah Budiman Arifin, Datu Yaser Arafat, Ahmad Abdullah, Rakhmat Majid Gani, Yefta Berto dan Asmin Laura Hafid.

Sementara itu anggota DPRD Kaltim dari Dapil II Encik Widiyani mengatakan, masa reses  dimanfaatkan anggota DPRD untuk menyerap aspirasi langsung dari masyarakat, karena dinilai penting dalam mencermati dan menelaah aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.

"Dalam kesempatan reses kami akan memprioritaskan aspirasi masyarakat di sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan infrastruktur.  Aspirasi dan tuntutan masyarakat tersebut nantinya akan kami sampaikan ke Pemerintah Provinsi Kaltim untuk ditindaklanjuti dengan menyediakan alokasi anggaran pada APBD," kata Encik Widiyani. (*)



Pewarta: Rahmad
: Arief Mujayatno

COPYRIGHT © ANTARA 2026