Selasa, 17 Oktober 2017

Pemkot Balikpapan Serahkan Santunan untuk Veteran

id veteran, pemkot balikpapan, santunan veteran, hari kemerdekaan, pejuang kemerdekaan, LVRI Balikpapan
Pemkot Balikpapan Serahkan Santunan untuk Veteran
Ilustrasi -- Veteran Indonesia (ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo)
Balikpapan (ANTARA Kaltim) - Dalam rangka memperingati Hari Veteran Nasional dan Hari Kemerdekaan RI ke-72, Pemerintah Kota Balikpapan memberikan santunan kepada anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan Persatuan Istri Veteran Republik Indonesia (Piveri), Kamis.

"Jumlah veteran yang menerima sebanyak 315 orang, terdiri dari 117 orang untuk LVRI dan 180 istri veteran," jelas Kepala Dinas Sosial Balikpapan Abdul Azis.

Dana yang diberikan berasal dari anggaran hibah Dinas Sosial. Menurut Abdul Azis, pemberian santunan adalah bentuk penghormatan dan terimakasih atas perjuangan mereka pada masanya masing-masing.

"Total pemberian tali asih untuk veteran pejuang kemerdekaan sebesar Rp312.587.750 dan untuk istri veteran senilai Rp437.412.250," rinci Kepala Dinas Sosial.

Selain pemberian santunan tali asih ini juga dilakukan layanan pemeriksaan kesehatan gratis untuk pejuang dan istri veteran. Diselipkan juga acara pemberian kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dan pelayanan rutin kesehatan bagi para veteran.

Ketua LVRI Balikpapan Yoseph Worang mengucapkan terimakasih banyak kepada Pemkot.

"Kami tahu Pemkot juga masih mengalami kesulitan keuangan, tapi masih ada anggaran untuk kami itu luar biasa," kata Ketua LVRI Balikpapan Yoseph Worang.

"Ini satu bentuk penghargaan kita generasi sekarang kepada mereka, para veteran, yang berjuang bertaruh nyawa untuk kemerdekaan yang kita rasakan hari ini," kata Azis.

Perjuangan bersenjata di Balikpapan terutama terjadi dalam masa Perang Kemerdekaan tahun 1945-1949 dan akhir Perang Dunia II. Para veteran umumnya terlibat dalam berbagai peran di perang tersebut.

Balikpapan yang memiliki kilang minyak dan menjadi penyedia energi memiliki posisi strategis sejak awal abad ke-20. Karena kilang minyak itulah di Jepang yang memulai Perang Asia Timur Raya langsung mengincar Balikpapan sebagai suplai energi mesin-mesin perang Jepang. (*)

Editor: Didik Kusbiantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0095 seconds memory usage: 0.47 MB