Minggu, 22 Oktober 2017

TI Kaltim Maksimalkan Pelatih Lokal

id taekwondo, agus sujito, pelatih lokal, sea games,popnas
TI Kaltim Maksimalkan Pelatih Lokal
ilustrasi-cabang taekwondo. (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)
Samarinda (ANTARA Kaltim) -  Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Kalimantan Timur akan memaksimalkan keberadaan pelatih lokal untuk persiapan atlet menghadapi berbagai event nasional termasuk persiapan jangka panjang menuju PON 2020 di Papua.

Menurut Ketua Bidang Prestasi TI Kaltim, Agus Sujito di Samarinda, Jumat, alasan lebih mengutamakan pelatih yang ada di daerah itu selain untuk efesiensi anggaran juga karena pertimbangan banyak atlet senior yang sudah mulai pensiun dan bisa dikaryakan menjadi pelatih.

"Saya rasa Alferd Junaidi Blegur, Eka Sahara dan lainnya punya pengalaman yang banyak saat menjadi atlet, karena pernah tergabung di tim SEA Games, dan dengan segudang pengalamannya itu bisa ditularkan kepada para juniornya," terang Agus Sujito.

Ia mengatakan pemberdayaan pelatih lokal tersebut telah dimulai dengan agenda pemusatan latihan (Training Camp) mandiri yang digelar di Dojang Taekwondo Kaltim, Polder Air Hitam, Samarinda.

Menurut Agus para pelatih seperti Alferd diberikan mandat untuk membina atlet pada pemusatan latihan mandiri sebagai persiapan menjelang Seleksi Provinsi, Agustus mendatang.

"Harusnya disiapkan di selekprov, tapi kita sudah bergerak sebelum selekprov, supaya atlet bisa tampil maksimal saat Selekprov," katanya.

Agus menilai Alfred memenuhi kriteria yang dibutuhkan TI Kaltim untuk melancarkan proses regenerasi.

Alfred sebelumnya malang melintang di Pelatnas. Terkahir ia mengukir prestasi medali perak pada PON 2016 lalu.

Ia juga dianggap mengenal dan memahami karakter juniornya lantaran sudah lama berlatih bersama.

"Atlet yang ikut TC Mandiri ini sebagian adalah eks PON dan eks atlet SKOI. Alfred salah satu senior terbaik Di Kaltim sehingga dia layak untuk membimbing juniornya supaya regenerasi ini berjalan," ungkap Agus.

Beberapa agenda yang menanti TI Kaltim antara lain, Selekprov bukan Agustus, Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) September, dan kejuaraan nasional (Kejurnas) pada November. (*)

Editor: Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0099 seconds memory usage: 0.46 MB