Selasa, 17 Oktober 2017

Dukungan Kader PDIP Mengalir kepada Emir Moeis

id Emir moeis, bacagub kaltim, kader pdip
Dukungan Kader PDIP Mengalir kepada Emir Moeis
Politisi senior PDIP Emir Moeis (dok ANTARA Kaltim/M Rusman)
Samarinda (ANTARA Kaltim) - Dukungan dari kader internal PDI Perjuangan terus mengalir kepada politisi senior Emir Moeis saat penyerahan berkas pendaftaran bakal calon gubernur untuk Pemilihan Kepala Daerah Kalimantan Timur 2018.

Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Bacagub PDI Perjuangan Kaltim Sevana Podung di Samarinda, Selasa, mengatakan, hingga saat ini sudah ada 14 surat dukungan dari sayap partai, Pengurus Anak Cabang dan juga simpatisan untuk Emir Moeis yang mantan Ketua DPD PDIP Kaltim itu.

Dalam surat dukungannya, simpatisan kader dan sayap partai tersebut berharap Emir Moeis bisa diusung menjadi calon gubernur pada Pilkada Kaltim 2018.

Selain Emir Moeis, ada sejumlah kader PDI Perjuangan yang juga telah mendaftar sebagai bacagub, yakni Awang Ferdian Hidayat (anggota DPR RI), Zuhdi Yahya (Ketua KONI Kaltim), Ismail Thomas (mantan Bupati Kutai Barat), dan Siswadi (Ketua DPC PDI Perjuangan Samarinda).

"Hari ini ada lima PAC PDIP menyerahkan surat dukungan untuk Emir Moeis, yakni satu dari Samarinda dan empat dari Penajam Paser Utara," ujar Sevana.

Sekretaris PAC PDI Perjuangan Penajam Margono Susanto, sejalan dengan keputusan pengurus pusat yang menginstruksikan untuk memprioritaskan kader agar diusung menjadi kepala daerah, makanfigur yang dinilai paling pantas hanya Emir Moeis.

"Beliau (Emir Moeis) pernah memimpin PDIP Kaltim dan membawa kemajuan yang cukup besar. Kami yakin bila beliau diusung menjadi calon gubernur, maka akan bisa membawa perubahan bagi masyarakat Kaltim ke arah yang lebih baik," katanya.

Secara senioritas, lanjutnya, Emir Moeis juga punya nilai lebih jika dibandingkan dengan kader internal PDI Perjuangan yang juga maju sebagai bakal calon gubernur.

"Usulan kami ini sifatnya hanya dukungan, adapun kalau nantinya keputusan dari pengurus pusat berbeda, kami pengurus di bawah tetap akan menjalankannya," tegas Margono. (*)

Editor: Didik Kusbiantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0081 seconds memory usage: 0.46 MB