"Kinerja UPT-PU di empat kecamatan tidak terpengaruh dengan kondisi keuangan saat ini, dan ditargetkan mampu menyelasaikan target pembukaan dan pembangunan jalan desa sepanjag 400 kilometer hingga akhir 2016," ujar Alimuddin ketika ditemui di Penajam, Senin.
"UPT-PU di masing-masing kecamatan hingga saat ini banyak menerima proposal dari masyarakat terkait pembangunan di desa dan kelurahan, kendati kondisi keuangan merosot kinerja UPT-PU terus berjalan," katanya.
Menurut Alimuddin, di tengah kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara yang semakin menurun, kinerja UPT-PU di setiap kecamatan menjadi acuan utama pembangunan di daerah setempat.
Proposal dari masyarakat tersebut lanjut Alimuddin, bervariasi, mulai dari pembukaan jalan baru, perbaikan hingga peningkatan jalan, serta pembuatan parit.
Ia sangat mengapresiasi inisiatif warga dan pemerintahan desa yang membantu memenuhi persediaan BBM untuk operasional alat berat UPT-PU di masing-masing kecamatan.
"Saya juga apresiasi pemerintah desa yang menyediakan material untuk pembukaan dan pembangunan jalan melalui dana desa," ucap Alimuddin.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara berharap pemerintah desa dan masyarakat terus mendukung kegiatan pembangunan melalui UPT-PU Kecamatan.
"Untuk mempercepat pembangunan di desa yang selama ini tertinggal diharapkan pemerintah desa dan warga terus mendukung UPT-PU Kecamatan," tambah Alimuddin.
Untuk menunjang kinerja UPT-PU tersebut DPU Kimpraswil Kabupaten Penajam Paser Utara mengajukan anggaran pengadaan bahan bakar minyak atau BBM untuk alat berat yang ada di setiap UPT-PU Kecamatan sekitar Rp5 miliar.
"Anggaran yang kami ajukan pada APBD 2017 itu hanya untuk kebutuhan BBM dalam menunjang kinerja UPT-PU di setiap kecamatan," jelas Alimuddin. (*)
Pewarta: Bagus Purwa: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.