Samarinda (ANTARA Kaltim) -  Komisi Pemilihan Umum Kota Samarinda, Kalimantan Timur, melibatkan Panitia Pengawas Pemilu dan aparat kepolisian untuk mengawal pengiriman surat suara pilkada dari percetakan menuju gudang logistik guna dilakukan penyortiran ulang.

Ketua KPU Kota Samarinda Ramaon Dearnov Saragih di Samarinda, Senin, mengatakan surat suara untuk pilkada serentak 9 Desember 2015 yang dikirim Perum Peruri Cabang Surabaya sebagai pemenang lelang, dijadwalkan tiba di Samarinda pada Selasa (17/11).

"Dijadwalkan sekitar pukul tiga sore besok (Selasa, 17/11) surat suara tiba di gudang logistik KPU Samarinda di komplek pergudangan Jalan Ir Sutami S. Di gudang itu, Panwaslu dan aparat kepolisian sudah siap untuk mengawasi dan mengamankan," jelasnya.

Ia menjelaskan KPU Samarinda telah menyiapkan petugas untuk melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara, sebelum didistribusikan ke kelurahan hingga tempat pemungutan suara (TPS).

"Mulai 20 November sudah dilakukan tahapan sortir dan melipat surat suara. Target kami H-2 (dua hari sebelum) pilkada, semua logistik pilkada harus terdistribusikan sesuai petunjuk teknisnya," kata Ramaon.

Mengenai jumlah surat suara, ia mengaku belum mengetahui pasti karena logistik pilkada tersebut belum tiba sehingga belum bisa terhitung.

"Secara logis sesuai jumlah pemilih di Kota Samarinda yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) hasil penyempurnaan dan ditambah 10 persennya," imbuhnya.

Menurut Ramaon, surat suara yang akan tiba tersebut merupakan surat suara untuk pemilih normal, sedangkan surat suara untuk pemilih penyandang disabilitas, khususnya tuna netra, dengan menggunakan kertas braile sudah lebih dulu datang dan masuk di gudang logistik KPU.

Jumlah surat suara dengan menggunakan huruf braile dicetak oleh perusahaan percetakan asal Surabaya yakni PT Jaswindo selaku pemenang lelang.

"Untuk surat suara dengan huruf braile ini jumlahnya tidak banyak, setiap TPS hanya disiapkan satu surat suara. Jadi kira-kira sekitar 1.580 lembar surat suara," ujarnya. (*)

Pewarta: Arumanto
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026