Sangatta, Kaltim (ANTARA) - Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menegaskan nilai-nilai Pancasila harus ditegakkan dan menjadi benteng utama yang melindungi keutuhan bangsa di tengah derasnya arus keterbukaan informasi dan masuknya berbagai paham asing di era digital.

Pernyataan itu disampaikan Bupati setelah memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lapangan Kantor Bupati Kutim, Kamis.

"Di era digital dan perkembangan kehidupan sosial yang begitu cepat dengan adanya teknologi informasi ini, ideologi bangsa harus tetap kita miliki dan diperhatikan dengan baik. Jangan sampai hal-hal yang masuk bisa merusak persatuan dan kesatuan," ujarnya di Sangatta, Kutim, Kalimantan Timur.

Ardiansyah menjelaskan bahwa pesatnya digitalisasi membuat berbagai pandangan dan paham asing menjadi sangat terbuka serta mudah diakses siapa saja. Kondisi ini menuntut pemahaman yang kokoh terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan pemersatu bangsa agar tidak mudah terpengaruh.

Di era digital ini, katanya, semua serba terbuka, ideologi lain pun tampak jelas. Namun, semua unsur negara harus tetap paham bahwa Indonesia punya ideologi yang tepat sebagai pemersatu bangsa.

Oleh karena itu, ia mendorong agar penghayatan nilai-nilai Pancasila terus diperdalam dan diinternalisasi kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda dan pelajar. Oleh karena itu, guru juga memiliki peran penting di masing-masing sekolah.

Momentum peringatan setiap 1 Oktober ini diharapkan dapat menjadi pijakan untuk membangkitkan kembali semangat berbangsa dan bernegara hingga mengobarkan semangat NKRI.

"Kepada generasi muda, pelajar dan seluruh anak bangsa, mari kita betul-betul menghayati dan mendalami makna Pancasila. Semoga momentum ini mengembalikan semangat kita untuk hidup baik dengan ideologi yang kita miliki," kata bupati.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, kata Ardiansyah, bukan sekadar agenda rutin, melainkan pedoman hidup yang menjaga keberagaman Kabupaten Kutim tetap menyatu dan tidak tergoyahkan oleh arus informasi, demi keutuhan NKRI.



Pewarta: M.Ghofar
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026