Sangatta, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, menyiapkan anggaran sekitar Rp144 miliar untuk pembangunan Pelabuhan Kenyamukan yang kini memasuki tahap penyiapan jaminan pelaksanaan, setelah proses pengadaan pekerjaan selesai.

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim Masrianto Suriansyah mengatakan, proses administrasi pembangunan terus berjalan dan penandatanganan kontrak ditargetkan dapat dilakukan pada pekan ini setelah jaminan pelaksanaan dari penyedia atau pemenang tender diterima.

"Setelah jaminan pelaksanaan diterima dari penyedia dan pemenang tender, akan dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak yang ditargetkan pekan ini," katanya di Sangatta, Rabu.

Ia menjelaskan, dari pagu anggaran sekitar Rp144 miliar, nilai penawaran pekerjaan berada di kisaran Rp138 miliar atau sekitar empat persen lebih rendah dibandingkan pagu yang tersedia.

Setelah kontrak ditandatangani, pelaksanaan pekerjaan akan diarahkan pada percepatan dengan tetap memperhatikan kesiapan lapangan, mobilisasi peralatan, tenaga kerja, dan material.

Masrianto mengatakan, waktu pelaksanaan menjadi salah satu tantangan karena kontrak ditargetkan berjalan hingga Desember 2027. Apabila kontrak ditandatangani akhir September 2026, sejumlah kegiatan pada Oktober hingga Desember akan difokuskan pada pekerjaan persiapan.

"Kegiatan tersebut meliputi persiapan lapangan, pengukuran, perhitungan MC-0, mobilisasi personel, peralatan, serta material. Sedangkan pekerjaan fisik efektif akan dikejar mulai Januari 2027," ujarnya.

Untuk mengejar target penyelesaian, maka pekerjaan akan dilakukan dengan meningkatkan kapasitas kerja. Strategi itu antara lain melalui penambahan jam kerja, ketersediaan material, dan tenaga kerja sesuai kebutuhan proyek.

"Semua dikali dua. Jam kerja tujuh jam bisa menjadi 14 jam per hari, ketersediaan material ditambah, begitu juga manpower untuk memenuhi kebutuhan," katanya.

Ia menambahkan, pengaturan mobilisasi menjadi bagian penting selama pembangunan karena kawasan sekitar dermaga membutuhkan ruang kerja yang aman bagi alat berat, tenaga kerja, dan pengangkutan material.

"Pemerintah daerah berharap pembangunan Pelabuhan Kenyamukan dapat berjalan sesuai tahapan, sehingga infrastruktur tersebut dapat segera mendukung aktivitas transportasi dan perekonomian di Kabupaten Kutim," katanya.

 



Pewarta: M.Ghofar
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026