Pekerjaan peningkatan fasilitas pendidikan ditargetkan selesai pada tahun ini
Penajam Paser Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, terus melakukan peningkatan fasilitas atau infrastruktur pendidikan agar sarana prasarana sekolah layak untuk kegiatan belajar mengajar.
"Pekerjaan peningkatan fasilitas pendidikan ditargetkan selesai pada tahun ini," ujar Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Dikpora Kabupaten Penajam Paser Utara Ricci Firmansyah di Penajam, Senin.
Dana peningkatan infrastruktur pendidikan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten sekitar Rp7 miliar, yang terbagi dalam 10 paket pekerjaan dengan nilai Rp200 juta hingga Rp1 miliar.
"Pekerjaan itu pembangunan ruang kelas belajar dan rehabilitasi ruang kelas di sejumlah sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP)," tambahnya.
Semua pihak ketiga atau kontraktor pelaksana pekerjaan peningkatan fasilitas pendidikan tersebut wajib menyelesaikan pengerjaan sesuai dengan kontrak kerja yang ditargetkan rampung pada awal Desember 2026.
"Pemerintah kabupaten tetap menjalankan peningkatan infrastruktur pendidikan di tengah kebijakan efisiensi anggaran," jelasnya.
Pemerintah kabupaten, kata dia, secara berkala melakukan pemetaan terhadap sekolah. Hal itu bertujuan untuk melakukan peningkatan atau penguatan fasilitas pendidikan secara bertahap karena keuangan pemerintah kabupaten terbatas.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara terus menjalankan program penguatan fasilitas atau infrastruktur pendidikan agar kegiatan sekolah dapat dilakukan dengan maksimal.
"Peningkatan atau penguatan tersebut dilakukan agar sarana prasarana layak untuk kegiatan belajar mengajar dan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan peserta didik," demikian Ricci Firmansyah.
Pewarta: Nyaman Bagus PurwaniawanEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.