Balikpapan (ANTARA) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PT Pelni Cabang Balikpapan mulai mengoptimalkan pemanfaatan ruang operasional kapal penumpang sebagai sarana kegiatan komunitas dan gaya hidup masyarakat guna menciptakan nilai tambah armada laut milik BUMN tersebut.

"Kami sangat terbuka terhadap kegiatan positif dan kreatif yang dapat memberikan pengalaman baru bagi masyarakat," kata Kepala Bagian Operasi dan Pelayanan PT Pelni Cabang Balikpapan Ahmad Ezat di Balikpapan, Selasa.

Melalui kegiatan kolaborasi ini, Pelni ingin menunjukkan bahwa kapal penumpang tidak hanya menjadi sarana transportasi untuk melakukan perjalanan, tetapi juga dapat menghadirkan pengalaman baru yang berkesan bagi publik.

Sebagai langkah awal, PT Pelni Cabang Balikpapan telah memfasilitasi kegiatan olahraga relaksasi yoga saat matahari terbenam (sunset yoga) bertajuk Sea of Flow di atas geladak KM Lambelu yang sedang bersandar di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Minggu (20/9).

Sesi yoga tersebut berlangsung selama 60 menit, dimulai pukul 16.30 hingga 18.30 WITA, agar para peserta dapat menikmati olahraga kebugaran sambil melihat matahari terbenam.

Dalam pelaksanaan kegiatan itu, BUMN transportasi laut ini berkolaborasi dengan komunitas lokal Lunarka guna menghadirkan suasana rekreasi bahari yang memadukan aktivitas kebugaran (wellness) dengan pemandangan pesisir kota.

Kegiatan tersebut bersifat berbayar melalui sistem registrasi tiket, dengan tarif senilai Rp249.000 per orang untuk paket Solo Sunset Flow dan Rp489.000 untuk paket Sunset Duo Flow (dua orang).

Menurut Ezat, kolaborasi bersama pelaku usaha maupun komunitas lokal menjadi salah satu strategi perusahaan untuk menciptakan nilai tambah di lingkungan pelabuhan serta fasilitas armada kapal milik negara tersebut.

Inovasi pemanfaatan kapal ini pun mendapat apresiasi positif dari warga lokal yang hadir sebagai peserta dalam kegiatan tersebut.

"Pengalamannya sangat berbeda dan menyenangkan. Jarang sekali bisa ikut yoga di atas geladak kapal sambil menikmati pemandangan matahari terbenam di Pelabuhan Semayang," kata salah seorang peserta yoga asal Klandasan, Hanny.

Selain mengikuti sesi yoga di atas geladak kapal, para peserta juga berkesempatan mengikuti program keliling kapal (ship tour) untuk melihat dari dekat berbagai fasilitas operasional KM Lambelu.

Manajemen Pelni menegaskan bahwa seluruh bentuk pemanfaatan ruang kapal untuk kegiatan komunitas akan terus dikembangkan secara terukur, dengan tetap mengedepankan standar keselamatan pelayaran serta kenyamanan pengguna jasa angkutan laut.

Inisiatif tersebut diharapkan dapat memperluas fungsi fasilitas pelabuhan dan armada kapal penumpang sebagai ruang publik baru bagi warga Kota Balikpapan.



Pewarta: Arumanto/Novi Abdi
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026