Balikpapan (ANTARA) - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, mengimbau masyarakat yang dinyatakan tidak layak menerima bantuan sosial (bansos) untuk aktif memanfaatkan fitur sanggah dan pembaruan data pada aplikasi Perlinsos Digital.
Kepala Dinsos Kota Balikpapan Arfiansyah di Balikpapan, Senin, mengatakan langkah tersebut perlu diambil masyarakat apabila terjadi perubahan kondisi ekonomi pada rumah tangganya.
"Kalau seseorang dinyatakan tidak layak, jangan langsung berhenti di hasil itu. Di aplikasi ada penjelasan mengenai alasan kenapa yang bersangkutan dinyatakan tidak layak," kata Arfiansyah.
Jika ditemukan ada pangkalan data yang tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan, lanjutnya, masyarakat dapat langsung mengajukan sanggah melalui aplikasi tersebut.
Menurut dia, status sosial ekonomi keluarga bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu akibat berbagai faktor musibah, salah satunya ketika kepala keluarga atau penopang ekonomi utama meninggal dunia.
Kondisi tersebut secara otomatis menurunkan tingkat kemampuan ekonomi rumah tangga, namun perubahan realitas ini kerap belum langsung terbarui (update) dalam pangkalan data nasional.
"Misalnya ada keluarga yang sebelumnya masih lengkap, kemudian kepala keluarganya meninggal dan akhirnya hanya tinggal satu orang. Kondisi sosial ekonominya tentu berubah. Kalau memang sekarang membutuhkan bantuan, silakan mendaftarkan atau memperbarui datanya," ucap Arfiansyah.
Arfiansyah menilai ketidaksesuaian antara kondisi riil warga dengan status di sistem kerap menimbulkan kesalahpahaman.
Oleh karena itu ia meminta petugas pendamping serta Agen Perlinsos di tingkat kelurahan untuk aktif mengedukasi warga terkait rincian alasan ketidaklayakan tersebut.
Dinsos Balikpapan menegaskan kedudukannya sebagai fasilitator daerah mengingat sistem Perlinsos Digital telah terintegrasi langsung dengan berbagai sumber data kementerian dan lembaga di tingkat pusat.
"Data yang masuk ke sistem berasal dari berbagai sumber dan terintegrasi. Jadi jika ada yang merasa datanya tidak tepat, masyarakat perlu mengikuti mekanisme perbaikan atau sanggah yang sudah disediakan," katanya.
Mengingat proses pendataan dan verifikasi masih terus berlangsung hingga akhir tahun, Dinsos Balikpapan meminta warga proaktif memeriksa status kependudukannya agar hak bantuan sosial dapat tersalurkan secara tepat sasaran.
Pewarta: Arumanto/Novi AbdiEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.