Samarinda (ANTARA) - Sebanyak 37 peserta kafilah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil melaju ke babak final Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah.

"Alhamdulillah, ini pencapaian luar biasa. Sebanyak 77,1 persen peserta kita masuk final, yakni 37 peserta dari 48 kategori lomba pada 24 golongan dan delapan cabang yang diikuti,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni dihubungi dari Semarang, Jumat.

Ia mengatakan banyak jumlah peserta Kaltim yang masuk ke babak final memperbesar peluang daerah tersebut untuk meraih prestasi terbaik.

Ia berharap, capaian ini menjadi langkah awal untuk mewujudkan target kafilah daerah dengan sebutan "Benua Etam" itu, dalam mempertahankan gelar juara umum.

"Semoga semua bisa tampil maksimal dan kafilah Kaltim kembali meraih juara umum agar terwujud hattrick, yakni juara MTQN 2024, juara STQN 2025, dan juara MTQN 2026,” ujarnya.

Seluruh cabang perlombaan tersebut dijadwalkan bertanding pada Jumat ini di lokasi masing-masing, sesuai dengan tempat pelaksanaan babak penyisihan dan semifinal.

Sebelumnya, Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud menegaskan bahwa Kalimantan Timur hadir di Jawa Tengah dengan status juara bertahan dan berkomitmen membawa pulang kembali piala juara umum.

"Kita datang tidak hanya untuk bersilaturahmi dan bertanding, tetapi juga untuk menang," katanya.

Untuk mencapai target tersebut, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kaltim telah mematangkan persiapan melalui pemusatan latihan intensif selama satu bulan di Jakarta, selama 8 Agustus hingga 9 September 2026.

Sebanyak 56 anggota kafilah terpilih digembleng langsung oleh jajaran pelatih nasional sebelum bertolak menuju Semarang.

Ia mengharapkan seluruh anggota kafilah tetap menjaga kesehatan, tampil percaya diri, serta mengerahkan kemampuan terbaik demi mengharumkan nama Kalimantan Timur di kancah nasional.

Perhelatan nasional dua tahunan bagi para pencinta, pembaca, dan penghafal Al Quran se-Nusantara ini berlangsung pada 11 hingga 20 September 2026 di Kota Semarang.

Terdapat delapan cabang utama yang dilombakan, meliputi Seni Baca Al-Qur'an, Qira'at Al-Qur'an, Hafalan Al-Qur'an (Tahfizh), Tafsir Al-Qur'an, Fahmil Qur'an, Syarhil Qur'an, Seni Kaligrafi Al-Qur'an, dan Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an (KTIQ).



Pewarta: Arumanto
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026