Tenggarong, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, menerima bantuan 11 unit mesin pompa air dari TNI Angkatan Udara untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah setempat.

"Peralatan tersebut untuk sementara waktu diprioritaskan guna menanggulangi karhutla di berbagai titik rawan wilayah Kukar. Sedangkan untuk jangka panjang bisa digunakan untuk pertanian," ujar Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Tenggarong, Senin.

Ia menjelaskan bahwa meskipun Kukar memiliki sumber air yang melimpah, kendala utama yang dihadapi adalah jarak antara sumber air dengan titik lokasi kebakaran.

Untuk itu, dengan adanya mesin pompa, maka pasokan air dapat disalurkan lebih jauh dan lebih cepat ke titik-titik api yang sulit dijangkau, sehingga petugas pemadam tidak lagi kesulitan mendapatkan air dan dapat bekerja lebih efektif.

Penyerahan bantuan tersebut telah dilakukan di Kantor BPBD Kukar, Jumat (10/9), diserahkan oleh bupati yang didampingi tim terpadu.

Bantuan yang disalurkan melalui BPBD Provinsi Kalimantan Timur ini berupa 11 unit mesin pompa air Cemeo R-T 110 berkapasitas 10–11 HP, lengkap dengan selang hisap, selang buang, oli, serta filter dan perlengkapan pendukung lainnya.

Peralatan ini diyakini mampu meningkatkan jangkauan dan efektivitas penyaluran air ke titik-titik api yang berada agak jauh dari sumber air, sehingga mempercepat proses pemadaman dan mencegah meluasnya kebakaran.

"Di samping fungsi penanggulangan karhutla, peralatan tersebut di masa mendatang juga memiliki fungsi untuk mendukung sektor pertanian," katanya lagi.

Bupati menjelaskan bahwa jaringan irigasi primer, sekunder, maupun tersier di sejumlah ruas telah dalam kondisi baik, sehingga aliran air dari pompa dapat dikoneksikan langsung ke saluran irigasi yang ada.

Peralatan ini akan sangat membantu mengatasi kekeringan pada lahan pertanian, terutama saat tanaman padi sedang dalam masa pertumbuhan sampai menjelang panen, sehingga diharapkan gagal panen dapat dicegah dan produktivitas pertanian tetap terjaga.

Selain itu, mesin pompa juga bermanfaat saat curah hujan tinggi, yaitu untuk mengalirkan air menuju penampungan maupun sungai guna mengurangi risiko genangan dan banjir.

Bantuan ini merupakan bagian dari upaya terpadu pemerintah daerah bersama berbagai unsur terkait, untuk mengantisipasi serta menanggulangi dampak perubahan cuaca dan musim kemarau yang berlangsung.

Selain itu, menjadi bukti sinergi yang optimal antara pemerintah daerah dan institusi TNI dalam menjaga keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.



Pewarta: M.Ghofar
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026