Penajam Paser Utara (ANTARA) - PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) menambah potensi produksi gas sekitar 6,12 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) dari anjungan WPN-5 dalam pengembangan Lapangan Sisi Nubi di Wilayah Kerja (Blok) Mahakam, Provinsi Kalimantan Timur.
"PHM menuntaskan pengembangan Sisi Nubi Area of Interest (AOI) 1,3 dan 5 dari enam platform yang direncanakan," ujar Direktur Utama PT PHI Muharram Jaya Panguriseng, Jumat, dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Anjungan WPN-5 di Lapangan Sisi Nubi berhasil mengalirkan gas (onstream) pada 24 Agustus 2026, terdata produksi awal dari sumur NB-501 melalui tahapan peningkatan produksi secara bertahap mencapai produksi 6,12 MMSCFD.
Kendati seluruh anjungan dalam proyek Sisi Nubi AOI 1,3 dan 5 telah beroperasi, jelas dia, pekerjaan pengembang sumur masih berlanjut dan kini melakukan tahapan pengembangan sumur NB-502 melalui kegiatan perawatan sumur minyak dan gas (migas) yang sudah ada (well intervention).
Kegiatan tersebut pemasangan saringan pasir (sand screen) untuk mengendalikan produksi pasir dari formasi sekaligus menjaga keandalan sumur, lanjut dia, setelah pekerjaan selesai, sumur NB-502 akan memasuki tahap berproduksi secara komersial (put on production/PoP).
Sebelumnya tercatat lima platform (anjungan) lainnya telah dioperasikan secara bertahap, antara lain WPS-4 yang mulai beroperasi pada 4 Desember 2025 dan WPS-5 pada 21 Februari 2026.
Kemudian juga WPN-7 mulai beroperasi pada 23 Maret 2026, WPN-6 pada 5 Juni 2026, dan WPN-8 pada 5 Juli 2026.
"WPN-5 menjadi platform keenam sekaligus fasilitas terakhir yang dioperasikan dalam proyek Sisi Nubi," jelasnya.
Pengembangan Sisi Nubi (SNB) AOI 1,3 dan 5 melibatkan tenaga kerja lokal, memanfaatkan industri nasional, serta mendorong peningkatan kapasitas nasional dalam mengerjakan proyek pengembangan lapangan migas dengan tingkat kompleksitas yang lebih tinggi.
Proyek SNB AOI 1,3 dan 5 tersebut salah satu langkah menjaga keberlanjutan produksi gas Blok Mahakam, kata dia, sekaligus memperkuat kontribusi sektor hulu migas terhadap ketahanan energi nasional.
Produksi gas dari kegiatan pengembangan Lapangan Sisi Nubi Blok Mahakam, Kalimantan Timur diharapkan memberikan dukungan terhadap keberlanjutan pasokan energi Indonesia dalam jangka panjang, demikian Muharram Jaya Panguriseng.
Pewarta: Nyaman Bagus PurwaniawanEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.