Informasi-informasi tentang Kutim dapat dipromosikan baik secara nasional maupun internasional, sehingga para investor tertarik datang ke sini
Sangatta (ANTARA) - Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Jimmi menyatakan penyebaran informasi yang luas terkait sumber daya yang dimiliki Kabupaten Kutai Timur dapat meningkatkan dan menjadi daya tarik para investor untuk berinvestasi.
“Informasi-informasi tentang Kutim dapat dipromosikan baik secara nasional maupun internasional, sehingga para investor tertarik datang ke sini,” ucapnya, saat menerima audiensi Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN ) Antara Biro Kalimantan Timur di Sangatta, Rabu (5/8).
Dia mengatakan publikasi yang masif dapat menjadi salah satu upaya meningkatkan peluang investasi di Kabupaten Kutai Timur.
Jimmi menegaskan bahwa Kabupaten Kutai Timur memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari pertambangan, perkebunan, pertanian, perikanan hingga pariwisata.
Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan penyebaran informasi yang lebih luas agar dikenal oleh calon investor maupun masyarakat di luar daerah.
Menurutnya, pemberitaan yang objektif dan menjangkau khalayak luas dapat menjadi jembatan untuk memperkenalkan peluang investasi serta perkembangan pembangunan di Kutai Timur.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan media massa terus diperkuat guna mempromosikan potensi daerah secara berkelanjutan.
“Investasi yang masuk diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Ketua DPRD Kutim juga menyinggung soal lambatnya pertumbuhan ekonomi daerah tahun 2025 yang hanya di angka 1,05 menurun dari tahun 2024 di angka 9,82 persen. Menurutnya hal tersebut dipengaruhi dari berbagai faktor, khususnya turunnya APBD Kutim tahun 2025 serta kebijakan lainnya.
"Kemandirian ekonomi segera dilakukan Kabupaten Kutai Timur untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta perlu dukungan penyebaran informasi yang luas dalam mewujudkannya," ujar Jimmi.
Pewarta: Muhammad Hafif NikolasEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.