Berau, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur tahun ini mencetak sawah baru seluas 2.000 hektare yang menjadi bagian dari Program Optimalisasi Lahan (Oplah) Kementerian Pertanian RI, sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan bagi daerah maupun nasional.
"Program ini bertujuan mengoptimalkan lahan pertanian melalui Oplah dan Cetak Sawah Rakyat untuk meningkatkan luas tambah tanam, memperkuat ketahanan pangan, hingga mempercepat tercapainya swasembada beras nasional," ujar Bupati Berau, Gamalis di Tanjung Redeb, Sabtu.
Pemkab Berau, katanya, terus mendukung berbagai program strategis di sektor pertanian sebagai bentuk komitmen menyukseskan target swasembada pangan nasional, salah satunya melalui Program Oplah untuk dan meningkatkan produktivitas sawah agar mampu menghasilkan panen lebih optimal.
Sedangkan tahun ini Kabupaten Berau yang memperoleh alokasi cetak sawah seluas 2.000 hektare, kondisi saat ini, sebagian lahan masih dalam tahap survei, investigasi, dan desain (SID) oleh Kementerian Pertanian, dengan proses pencetakan sawah juga ditarget dilakukan tahun ini juga.
Terdapat lima kecamatan yang segera dilakukan pencetakan sawah seluas 2.000 hektare tersebut, yakni Kecamatan Tabalar, Sambaliung, Gunung Tabur, Teluk Bayur, dan Segah.
Adanya program ini, katanya, maka luas lahan baku sawah di Berau yang saat ini mencapai 2.365 hektare akan bertambah menjadi 4.365 hektare, sehingga bukan hanya luas tanam yang meningkat, namun produksinya juga ditargetkan lebih meningkat.
Untuk memberi semangat petani menggarap sawah dan meningkatkan produksinya, ia bersama pihak terkait melakukan penanaman padi di Kampung Melati Jaya, Kecamatan Gunung Tabur, Jumat (31/7), kemarin.
Lahan yang ditanami di kampung itu merupakan bagian dari 2.000 hektare cetak sawah baru di Kabupaten Berau dan secara nasional mencapai 50.000 hektare tahun ini.
Gerakan tanam padi ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, Brigade Pangan, dan kelompok tani dalam meningkatkan produksi pangan. Ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produksi pertanian padi sawah.
"Pemda akan terus mengoptimalkan seluruh potensi lahan pertanian melalui sinergi bersama petani, pemerintah pusat, penyuluh pertanian, dan semua pihak terkait agar Berau mampu memberikan kontribusi nyata terhadap keberhasilan program swasembada pangan nasional," katanya.
Pewarta: M.GhofarEditor : Helti Marini S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.