Pelatihan kecakapan hidup tahap kedua pada 2026 untuk tiga kejuruan ini menjadi langkah nyata dalam mengimplementasikan program kerja strategis pemerintah daerah
Sangatta, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim), Kalimantan Timur, memberikan pelatihan kecakapan hidup bagi 688 pemuda daerah setempat guna mematangkan keterampilan di bidang yang mereka minati.
Pelatihan yang berlangsung selama 35 hari ini bertujuan untuk mematangkan kecakapan hidup peserta pada tiga kejuruan utama, yakni keterampilan sebagai operator ekskavator, administrasi perkantoran, dan instalasi listrik.
"Pelatihan kecakapan hidup tahap kedua pada 2026 untuk tiga kejuruan ini menjadi langkah nyata dalam mengimplementasikan program kerja strategis pemerintah daerah," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kutim Sulisman di Sangatta, Rabu.
Saat ini pelatihan tersebut sedang berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) Mandiri Sangatta, sejak dibuka oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman pada Senin (6/7/2026). Para peserta dijadwalkan menyelesaikan pelatihan bulan depan dan diyakini menjadi terampil di bidang masing-masing.
Sebanyak 688 peserta yang terbagi dalam tiga jurusan dalam pelatihan tersebut rinciannya adalah 462 peserta memilih jurusan operator ekskavator, 184 berminat bidang administrasi perkantoran, dan 42 peserta memilih keterampilan bidang instalasi listrik.
Ia menyebut bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan teknis, tetapi sebagai wujud nyata dari komitmen pemda terhadap menjalankan visi misi kepala daerah yang tertuang di dalam 50 program unggulan.
Pelatihan ini masuk di nomor 24 dalam 50 Program Unggulan Kutim dalam kerangka Kutai Timur Hebat yakni “Pelatihan keterampilan dan sertifikasi kompetensi siap kerja untuk masyarakat”.
"Pelatihan ini diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan kapasitas para lulusan, tetapi juga mendorong mereka untuk dapat langsung terserap dalam program pemagangan di berbagai sektor industri daerah," kata Sulisman.
Sebelumnya, saat membuka pelatihan tersebut, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan, program peningkatan kapasitas sumber daya manusia unggul dan siap bersaing di dunia industri merupakan bagian dari kewajiban pemda yang terus dioptimalkan.
Program ini, lanjut dia, harus dilaksanakan secara berkelanjutan agar Kutim bisa terus menerus menciptakan tenaga kerja kompeten dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menjawab kebutuhan dunia usaha dan industri.
"Kecakapan hidup ini dicanangkan sejak 2022 dan terus diperluas. Mulai memperluas cakupan layanan gedung, asrama, hingga jangkauan peserta yang meluas sehingga manfaatnya juga bisa lebih banyak dirasakan masyarakat," ujarnya.
Pewarta: M.GhofarEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.