Kemudahan izin keramaian insidental dari pemerintah dipadukan dengan akses siaran legal sangat produktif dalam menghidupkan kembali denyut ekonomi kerakyatan
Samarinda (ANTARA) - Penyelenggaraan kegiatan nonton bareng (nobar) ajang Piala Dunia 2026 melalui saluran siaran resmi membantu para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kalimantan Timur (Kaltim) dalam memaksimalkan omzet.
"Kemudahan izin keramaian insidental dari pemerintah dipadukan dengan akses siaran legal sangat produktif dalam menghidupkan kembali denyut ekonomi kerakyatan," kata pengamat ekonomi Universitas Mulawarman Gusti Noorlitiaria Achmad di Samarinda, Senin.
Momentum turnamen olahraga empat tahunan itu, lanjutnya, memicu pergeseran anggaran hiburan masyarakat yang sebelumnya dialokasikan untuk rekreasi luar ruangan menjadi pengeluaran konsumsi di berbagai kedai kopi.
Tingginya animo masyarakat untuk berkumpul tersebut tidak hanya dinikmati oleh pemilik kafe, melainkan turut memberikan lonjakan penghasilan tambahan bagi para pengemudi ojek daring yang melayani pesanan pesan antar makanan.
"Keberhasilan sektor kuliner meraup keuntungan ganda saat ini sangat bergantung pada kemampuan pengusaha dalam memfasilitasi kebutuhan emosional pelanggan yang mencari rasa kebersamaan," kata Gusti.
Mengingat lonjakan permintaan konsumen tersebut bersifat sementara, para pelaku ekonomi dituntut segera menyiapkan inovasi bisnis lanjutan agar stabilitas keuangan usaha tetap terjaga setelah euforia turnamen usai, ujar dia.
"Langkah strategis yang bisa diterapkan ke depan adalah mengoptimalkan ruang kafe menjadi tempat kerja bersama bagi mahasiswa tanpa pembatasan minimum transaksi yang memberatkan," katanya memberikan solusi keberlanjutan.
Salah satu pengusaha kafe di Samarinda Deddy Unaryo mengatakan bahwa adanya jaminan tayangan pertandingan dari pemegang hak siar resmi sangat membantu pihaknya membangkitkan kembali gairah pasar di tengah kondisi daya beli masyarakat yang sedang lesu.
Untuk memaksimalkan potensi kunjungan konsumen secara optimal, para pemilik usaha secara totalitas merombak dekorasi interior ruangan dengan pernak-pernik khas sepak bola agar suasana layaknya stadion sungguhan.
"Kami juga meluncurkan menu paket nonton bareng berharga terjangkau sekaligus menyesuaikan jadwal kerja karyawan pada jam pertandingan Piala Dunia di pagi hari," ujar Deddy.
Pewarta: Ahmad RifandiEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.