Dua atlet andalan kita yakni Adelia Aisah dan Baiq Syalwa Dilla Putri. Keduanya memiliki rekam jejak prestasi yang sangat baik di tingkat nasional

Samarinda (ANTARA) - Pengurus Provinsi Persatuan Judo Seluruh Indonesia (Pengprov PJSI) Kalimantan Timur memasang target realistis dengan membidik dua medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Judo Piala Kasad 2026.

Ketua Umum Pengprov PJSI Kaltim, Muslimin, di Samarinda, Kamis, mengungkapkan bahwa target emas tersebut bertumpu pada dua pejudo andalan nasional asal Bumi Etam.

"Dua atlet andalan kita yakni Adelia Aisah dan Baiq Syalwa Dilla Putri. Keduanya memiliki rekam jejak prestasi yang sangat baik di tingkat nasional," ujar Muslimin

Ajang bergengsi ini berlangsung di GOR Kartika, Cilodong, Jawa Barat, pada 25–28 Juni 2026.

Menurut Muslimin dalam regulasi kejuaraan tahun ini, terdapat 16 medali emas yang diperebutkan untuk kategori putra dan putri. Guna membawa pulang hasil maksimal, PJSI Kaltim menerjunkan total 28 atlet terbaiknya.

Muslimin merinci, kontingen Kaltim terdiri atas kombinasi kelompok umur, yaitu 18 atlet kelas senior serta 10 atlet untuk kategori kadet dan junior.

Terkait akomodasi dan operasional, pembiayaan atlet senior ditanggung penuh oleh Pemerintah Provinsi Kaltim.

Sementara itu, keberangkatan atlet kadet dan junior didukung oleh pengurus cabang (Pengcab) PJSI dari kabupaten/kota masing-masing.

Kendati demikian, Muslimin mengakui adanya kendala anggaran yang membuat pengurus harus memutar otak.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda ini menegaskan bahwa Piala Kasad 2026 memiliki arti yang sangat krusial bagi masa depan judo Kaltim.

Turnamen ini menjadi salah satu seri utama pengumpulan poin kelayakan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sistem kelolosan cabang olahraga judo terbilang unik. Berbeda dengan cabang olahraga lain yang menggunakan sistem satu kali babak kualifikasi (Pra-PON), atlet judo wajib aktif mengikuti berbagai kejuaraan nasional sepanjang tahun demi mengumpulkan poin peringkat (ranking points).

"Kami berharap seluruh atlet yang bertanding bisa memberikan kemampuan terbaik mereka. Poin sebanyak mungkin harus diamankan dari sekarang untuk membuka lebar peluang Kaltim tampil di PON 2028 mendatang," kata Muslimin.
 



Pewarta: Arumanto
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026